08 August 2020, 12:47 WIB

Satu Tugas Untuk Seluruh Mata Pelajaran


Akhmad Safuan | Nusantara

ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi
 ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi
Siswa belajar jarak jauh dengan menggunakan smartphone

SEKITAR 10 persen siswa di Kabupaten Semarang kesulitan belajar secara daring. Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang menyiapkan formulasi pemberian tugas untuk mengurangi beban peserta didik selama proses pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Formula khusus yang disusun memberikan satu tugas multi mata pelajaran (mapel) kepada siswa saat melakukan kegiatan PJJ, selain memenuhi kurikulum yang ada juga lebih meringankan beban tugas. Seperti jenjang SMP ada 11 mata pelajaran yang diajarkan, maka hanya satu tugas untuk 11 mapel yang diberikan kepada peserta didik.

"Jadi tidak satu tugas satu mapel, tetapi ada satu tugas yang diberikan dalam 11 mapel tersebut," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo, Sabtu (8/8).

Keputusan ini  untuk mengurangi beban peserta didik selama proses pembelajaran jarak jauh (PJJ). Selama ini banyak orangtua mengeluhkan bahwa orang tua dan murid terbebani karena banyaknya tugas diberikan oleh sekolah.selama PJJ.

baca juga: Memanfaatkan Pos Ronda Sebagai Tempat Belajar Daring

Sukaton menyebutkan saat ini  masih ada 10 persen dari puluhan ribu siswa 482 sekolah dasar (SD) dan 103 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan swasta di  Kabupaten Semarang yang terkendala belajar secara daring,

Pihaknya telah melakukan pendekatan dengan pihak lain seperti provider, kepala desa dan instansi lainnya untuk memperlua jaringan agar sinyal mudah ditangkap. Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang juga meminta bantuan pulsa agar meringankan siswa. (OL-3)

BERITA TERKAIT