05 August 2020, 20:15 WIB

Banyak Pejabatnya Positif Covid-19, Pemkot Medan Tetap Buka


Yoseph Pencawan | Nusantara

Antara
 Antara
Kantor Wali Kota Medan, Sumatera Utara

KASUS korona virus (Covid-19) yang dialami pelaksana tugas Wali Kota dan beberapa kepala dinas serta belasan pegawainya, belum membuat Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara menutup sementara Balai Kota.

Padahal dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 11/2020 tentang Karantina Kesehatan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Medan, salah satu ketentuannya mengatur kewajiban penutupan sementara instansi, lembaga atau perusahaan bila ada pegawainya terkonfirmasi positif.

Namun Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi mengatakan, tidak semua penanganan kasus dilakukan dengan penutupan kantor. "Dilihat juga lokasi dan kontak erat di tempat kegiatan," ujarnya kepada wartawan, Rabu (5/8).

Bila melihat dari kasus Plt Wali Kota, yang bersangkutan memiliki mobilitas yang tinggi di luar, dari satu tempat ke tempat lain. "Karena itu kami melihat belum perlu melakukan penutupan (Balai Kota)," dalihnya.

Pemkot Medan hanya melakukan sterilisasi terhadap ruang kerja Plt Wali Kota, sejumlah kepala dinas dan para pegawai yang terkonfirmasi positif.

Kabag Humas Setdako Medan Arrahman Pane mengatakan, pasca Plt Wali Kota dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, aktifitas kerja di Balai Kota yang menjadi pusat perkantoran Pemkot Medan, tetap berlangsung normal. Para pegawai menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

Semua seperti biasa, tidak ada yang berubah. Cuma nanti kita akan berkoordinasi dengan Bagian Umum apakah Kantor Wali Kota perlu disemprot atau dilakukan penanganan lain," tuturnya. (OL-13)

Baca Juga: Selain Plt Wali Kota Medan, Sejumlah Kadis Positif Covid-19

BERITA TERKAIT