05 August 2020, 18:21 WIB

KBRI Beirut Pastikan Semua WNI di Libanon Aman dari Ledakan


Faustinus Nua | Internasional

AFP
 AFP
Foto udara terkait kondisi pascaledakan di Beirut, Libanon

KEDUTAAN Besar RI untuk Libanon memastikan semua WNI yang berada di negara itu aman dan selamat dari ledakan dahsyat yang mengguncang ibu kota Beirut pada Selasa (4/8).

"Berdasarkan pengecekan terakhir, seluruh WNI dalam keadaan aman dan selamat. Dalam catatan KBRI, terdapat 1.447 WNI, 1.234 di antaranya adalah Kontingen Garuda dan 213 merupakan WNI sipil termasuk keluarga KBRI dan mahasiswa," kata Dubes RI untuk Libanon Hajriyanto Y Thohari melalui keterangan resmi, Rabu (5/8).

Dia mengatakan KBRI telah menyampaikan imbauan melalui Whatsapp group dan melalui simpul-simpul WNI. Sejauh ini, WNI terpantau aman. KBRI juga telah mengimbau untuk segera melapor apabila berada dalam situasi tidak aman.

Selain itu, KBRI telah melakukan komunikasi dengan pihak kepolisian dan meminta laporan segera apabila ada update mengenai WNI dan sepakat akan segera menyampaikan informasi kepada KBRI.

"Satu orang WNI yang sedang di karantina di RS Rafiq Hariri, Beirut, yang tidak jauh dari lokasi ledakan sudah terkonfirmasi aman," imbuhnya.

Baca juga: Ledakan di Libanon Tak Berdampak bagi Harga Minyak Indonesia

Adapun, ledakan sangat dahsyat itu terjadi di Port of Beirut, Selasa (4/8) pukul 18.02 waktu setempat. Lokasi port berdekatan dengan Downtown Beirut. Tingkat kehancuran dan kerusakan properti terjadi dalam radius beberapa kilometer dari pusat ledakan.

Ledakan itu telah menyebabkan ratusan korban tewas dan ribuan korban luka-luka. Bangunan di sekitar lokasi titik ledakan pun hancur serta gelombang kejut dirasakan seluruh kota itu.(OL-5)

BERITA TERKAIT