02 August 2020, 21:23 WIB

BNI Perkuat Pembiayaan Dollar AS di New York


Hilda Julaika | Ekonomi

Antara
 Antara
Petugas BNI KCLN New York, Amerika Serikat melayani pembukaan rekening tabungan BNI berdenominasi Rupiah, Rabu (1/1).

PEMIMPIN BNI Cabang New York, Amerika Serikat, Aidil Azhar, mengatakan sebagai anggota Fedwire, BNI New York dapat memproses transaksi payment secara langsung tanpa perlu ke bank koresponden. Transaksi Payment tersebut berupa commercial paymet, baik dalam bentuk remittance, trade finance, maupun bank to bank payment terkait dengan pelayanan tresuri.

“BNI New York ini salah satu bank Indonesia pertama yang menjadi member Fedwire. Jadi dengan menjadi member ini, BNI New York dapat menawarkan pelayanan transaksi bank koresponden ke bank-bank komersial yang ada di Indonesia. Bank-bank buku dua maupun buku tiga di Indonesia yang sudah berstatus devisa dapat kami layani untuk transaksi US dollar-nya. Biasanya mereka membuka rekening di BNI New York dalam bentuk US dollar,” ujar Aidil melalui keterangan resmi, Minggu (2/8).

Ia melanjutkan, kelebihan lain setelah tercatat menjadi anggota Fedwire adalah BNI KCLN New York dapat membantu bank-bank tersebut dalam melakukan transaksi transfer. Misalnya, jika bank asal Indonesia melakukan pengiriman uang dalam mata uang dolar AS ke salah satu bank di AS atau di luar AS, mereka akan menyalurkan melalui BNI New York.

“Misalnya nasabah mereka ingin kirim ke Bank of America, atau Bank of New York, kami akan menerima transaksi dari bank tersebut, misalnya dari BPD (bank pembangunan daerah). Kemudian akan kami salurkan, atau kami kliringkan, dan bank penerima akan menerima pada hari yang sama, bahkan pada menit yang sama. Nah, itu tidak hanya pada transaksi remittance tetapi juga transaksi terkait trade maupun tresuri,” jelas Aidil.

Selain melayani transaksi USD bank–bank devisa asal Indonesia, BNI KCLN New York juga membantu sebagai advisor di bidang perbankan internasional. Misalnya, memberikan advisory jika ada pertanyaan atau apapun yang terkait dengan transaksi internasional atau berhubungan dengan transaksi pada mata uang dolar.

“Kami biasanya memberikan advice juga. Misalnya ada bank di Indonesia yang baru mau bertransaksi dengan mata uang asing, biasanya kami dapat melakukan pendampingan dan membantu mereka sehingga siap menjadi bank devisa, dan bahkan jika diperlukan dapat mengeluarkan semacam surat referensi yang biasanya dibutuhkan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sebagai salah satu persyaratan bank devisa,” ujar Aidil.

Sebagai informasi, BNI KCLN New York sebagai perwakilan BNI di luar negeri juga mempunyai misi menjadi sumber pendanaan (funding) dolar AS dengan harga yang kompetitif. BNI KCLN New York diharapkan bisa raise fund untuk bisa men-support bisnis, baik yang lokal di AS maupun yang berhubungan dengan Indonesia.

Sama dengan kantor BNI cabang luar negeri yang lain, sambungnya, misi BNI KCLN New York, sebagai office networks, yang dimandatkan divisi internasional yaitu menjadi jembatan Indonesia dan dunia. BNI KCLN New York fokus pada segala bisnis yang terkait dengan Indonesia. (E=3)

BERITA TERKAIT