02 August 2020, 15:13 WIB

Saat Gage, Warga Jangan Takut Pindah Transportasi Umum


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

MI/Fransisco Carollio
 MI/Fransisco Carollio
Ganjil-genap DKI

WARGA tidak perlu takut untuk beralih ke transportasi umum selama pembatasan pelat mobil ganjil genap yang mulai diterapkan besok (3/8).

Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, kepatuhan warga menggunakan masker di transportasi umum lebih baik ketimbang tempat lain.

"Justru kepatuhan warga di angkutan umum, apakah itu di MRT Jakarta, Transjakarta dan KRL dalam menggunakan masker itu 100% (patuh). Ini lebih baik dibandingkan di beberapa tempat lain," tutur Syafrin di Bundaran HI Jakarta, Minggu (2/8).

Syafrin juga menyebut banyak warga yang sudah paham atau aware dengan bahaya covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan. Menurutnya, banyak warga yang sudah menegur atau mengingatkan ke orang lain jika ada yang duduk berdempetan di dalam kendaraan umum.

"Dalam rangka menjaga jarak atau physical distancing, justru sekarang sesama warga mengingatkan penumpang lain Jika ada penumpang yang mau duduk di tempat duduk yang di cross (x). Artinya, warga kita sudah paham," klaim Syafrin.

Baca juga :Saat Gage, DKI Bakal Terjunkan Seluruh Bus Antisipasi Lonjakan

Ia meminta pengelola transportasi untuk selalu memperhatikan sarana dan prasarana angkutan umum dengan menyiapkan alat kebersihan seperti tempat cuci tangan atau hand sanitizer.

"Apakah itu di stasiun di terminal bus maupun di halte halte TransJakarta seluruhnya sudah disiapkan alat membersihkan diri," pungkas Syafrin.

Dalam keterangan resmi MRT Jakarta, disebutkan berdasarkan kajian Ketua Department of Environmental and Occupational Health di George Washington University’s Milken Institute School of Public Health, Amerika Serikat, menyatakan bahwa risiko penularan covid-19 di transportasi publik merupakan yang paling kecil potensinya.

Selain itu, dalam kajian itu juga disebutkan dengan menggunakan transportasi publik dapat mengurangi setidaknya 76% emisi karbon dari penggunaan kendaraan pribadi, serta dapat secara signifikan mengurangi polusi udara dan mencegah perubahan iklim, sebagaimana dipublikasikan oleh scientificamerican.com. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT