11 July 2020, 18:00 WIB

NasDem-Selandia Baru Buka Peluang Kerja Sama Atasi Covid-19


mediaindonesia.com | Humaniora

AFP
 AFP
Ilustrasi virus korona.

PANDEMI Covid-19 menyebabkan guncangan dahsyat di sejumlah sektor, termasuk kesehatan dan ekonomi. Kondisi itu juga terjadi hampir di semua negara.

Menyikapi bencana non-alam, DPP Partai NasDem Bidang Hubungan Internasional menggelar Bilateral Digital Conference (Konferensi Digital Bilateral) dengan mengundang New Zealand Labor Party (Partai Buruh Selandia Baru) melalui aplikasi Zoom pada Jumat (10/7) kemarin.

Seminar virtual dihadiri Ketua DPP Partai NasDem Bidang Hubungan Internasional Martin Manurung, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo dan Anggota Komisi IX DPR RI Sri Wulan. Berikut, Menteri Urusan Pasifik Selandia Baru, Aupito William Sio dan anggota Parlemen Selandia Baru, Priyanca Radhakrishnan.

Baca juga: Terus Bertambah, Pasien Covid-19 yang Sembuh Capai 34.719 Orang

Dalam pembukaan seminar, Martin mengatakan pandemi covid-19 tidak bisa dihadapi sendiri, namun diperlukan kerja sama antarnegara. Indonesia sudah memiliki program untuk mengatasi dampak covid-19. Seperti, Kartu Prakerja, subsidi listrik PLN, hingga stimulus untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Saat ini, Indonesia membutuhkan kerja sama ekonomi dengan Selandia Baru untuk mengatasi dampak covid-19. Khususnya di bidang agrikultural,” ujar Martin. 

Menteri Syahrul mengapresiasi pemerintah Selandia Baru yang memberikan perhatian besar terhadap sektor pertanian di masa pandemi. Dalam hal ini, terkait kebijakan pasokan stok makanan yang mengedepankan komoditas lokal. 

Kebijakan tersebut juga mendorong peningkatan mobilisasi logistik makanan. Sehingga, petani di Selandia Baru tidak mengalami kesulitan dalam memasarkan produk pertanian.

"Ini mirip dengan upaya yang telah kami terapkan di Indonesia. Melalui instruksi Presiden Joko Widodo, kami mengejar percepatan distribusi makanan untuk menjamin kebutuhan masyarakat dan pemulihan ekonomi di era new normal,” jelas Syahrul.

Baca juga: NasDem Minta Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Covid-19

Sementara itu, Sri Wulan menyebut fokus pemerintah Indonesia saat ini untuk menekan laju penyebaran covid-19. Itu ditunjukkan dengan komitmen pemerintah yang mengalokasikan anggaran khusus penanganan covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Aupito berpendapat melalui hubungan baik antar kedua negara, upaya penanganan covid-19 dapat berjalan lancar.

“Indonesia adalah mitra strategis Selandia Baru. Tentu saja sudah terjalin kerja sama bilateral di berbagai bidang sebelumnya. Sehingga, meningkatkan kesempatan kerja sama bilateral, khususnya teknologi kesehatan untuk penanganan covid-19," pungkas Aupito.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT