05 July 2020, 05:25 WIB

Personel TNI Tembak Jatuh Pesawat Israel? Ini Faktanya


Whisnu Mardiansyah | Politik dan Hukum

indomiliter.com
 indomiliter.com
Drone yang ditembak saat uji tembak rudal RBS-70 MK2, Jumat 11 Agustus 2017 

DALAM sebuah akun media sosial Facebook, beredar sebuah unggahan video yang menarasikan anggota TNI menembak jatuh pesawat Israel dalam sebuah serangan rudal.

Baca juga: Soal Ahok Jadi Menteri BUMN, Hoaks

Akun Facebook itu mengunggah video ini pada 28 Juni. Dalam unggahannya ia memberikan narasi.

BAHAGIANYA SNIPER TNI SAAT TARGET MASUK DAN KENA PESAWAT ISRAEL ANCUR DI UDARA.
#BravoTNIPenjagaKedaulatanNegara

Tangkapan layar unggahan mengenai personel TNI tembak pesawat Israel. (Facebook)

Faktanya, video tersebut adalah latihan Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 2 Kostrad saat uji tembak rudal RBS-70 MK2.

Baca juga: Masa Jabatan Presiden bakal Diperpanjang? Ini Penjelasannya

Seperti termuat di laman indomiliter.com, video itu telah diunggah pada 11 Agustus 2017.

Berikut adalah isi lengkap artikel itu.

Bertempat di Pusat Latihan Tempur Pusdiklat TNI AD di Baturaja, Sumatera Selatan, pagi hari ini, Jumat 11 Agustus 2017 pukul 06.44 WIB, di ajang Latihan Antar Cabang TNI AD telah berhasil dilakukan uji tracking dan penembakkan (test firing) rudal RBS-70 MK2 oleh Batalyon Arhanudri 2 Divisi Infantri 2 Kostrad. Sebagai sasasaran adalah drone LTD-Elang.

Dalam hitungan detik, rudal RBS-70 MK2 yang melesat dengan kecepatan Mach 1.6 dapat menghancurkan sasaran secara akurat. Tak kurang setelah drone berhasil dihancurkan, puluhan personel bersuka cita atas keberhasilan penembakkan pada rudal MANPADS (Man Portable Air Defense System) andalan TNI AD tersebut. Uji penembakkan hari ini adalah sesi gladi resik, pada puncaknya Latihan Antar Cabang esok hari (Sabtu – 12 Agustus 2017) akan dilakukan uji tembak kedua. Bersama-sama alutsista TNI AD lainnya, pada acara puncak esok hari rencananya akan dihadiri oleh Presiden Jokowi.

Mengenai sasaran yang berhasil dihajar RBS-70 MK2, merupakan drone yang dirancang oleh Dislitbangad (Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat) dan diberi label LTD (Light Target Drone). Drone ini mampu dilontarkan tanpa roda alias tidak memerlukan landasan pacu.

Spesifikasi LTD-Elang
– Panjang: 2,5 meter
– Rentang sayap: 2,75 meter
– Berat: 10 Kg
– Kapasitas bahan bakar: 1 liter
– Endurance: 45 menit
– Kecepatan maksium: 120 km/jam
– Kecepatan stall: 35 km/jam

Sementara tentang rudal RBS-70 MK2, dapat menghajar sasaran hingga jarak 7.000 meter, sementara ketinggian luncur maksimum rudal ini mencapai 4.000 meter. Dengan material yang sifatnya mudah dibongkar pasang, RBS-70 dapat disiapkan dalam waktu tempur sekitar 30 detik, dan waktu reload 10 detik. Bahkan waktu reaksinya mencapai 8,5 detik. Dengan kecepatan luncur rudal mencapai Mach 1.6, RBS-70 MK-2 mempunyai kemungkikan perkenaan pada target antara 70 – 90 persen.

Sehingga, klaim personel TNI menembak jatuh pesawat Israel adalah salah.

VIDEO TERKAIT :

BERITA TERKAIT