26 June 2020, 14:57 WIB

WN Australia Jadi Direksi RS BUMN Pertamedika? Ini Faktanya


Henri Siagian | Humaniora

Antara
 Antara
Pertamedika

LINIMASA di Twitter diramaikan dengan tagar #TolakWnaJadiDireksiBUMN. Tagar itu disebarkan beragam akun Twitter yang menyebutkan Direktur Transformasi Bisnis holding Rumah Sakit Pertamedika adalah warga negara Australia.

Baca juga: Anies Baswedan Fitting untuk Madame Tussauds? Ini Faktanya

Unggahan yang disebarkan sejak Kamis (25/6) malam menyebutkan salah satu direksi holding RS BUMN bernama Antonius Rainier Haryanto.

Berikut narasinya.

INFO BUMN
Warga Negara Australia bernama Antonius Reiner Haryanto diangkat menjadi Direktur Transformasi Bisnis HOlding Rumah Sakit BUMN Pertamedika.
Ini pertama kalinya Warga Negara Asing menjadi Direksi di BUMN Indonesia. #TolakWnaJadiDireksiBumn

Tangkapan layar cuitan yang menyebutkan direktur Pertamedika adalah warga negara Australia. (Dok Twitter)

Berdasarkan laman RS BUMN Pertamedika, pertamedika.co.id, Antonius Rainier Haryanto adalah direktur transformasi bisnis.

Profil diri Direktur Transformasi Bisnis Pertamedika Antonius Rainier Haryanto (pertamedika.co.id)

Dia adalah laki-laki yang lahir di Jakarta pada 15 April 1978. Antonius Rainier saat ini berdomisili di Jakarta.

Baca juga: Pengunggah The Lippo Way Gugat Pasal Pemidanaan Penyebar Hoaks

Dia adalah alumnus Fakultas Teknik Sipil Universitas Katolik Parahyangan (2001), menyelesaikan Strata 2 – Teknik Manajemen Lingkungan di University of New South Wales, Sydney Australia (2003), dan sedang menyelesaikan Strata 3 – Built Environment di University of New South Wales, Sydney Australia.

Baca juga: Soal Anies Perpanjang PSBB di DKI Hingga 18 Juni: Hoaks

PT Pertamina Bina Medika ditetapkan sebagai holding Rumah Sakit BUMN berdasarkan Surat Menteri BUMN Republik Indonesia No. S-736/MBU/12/2016 tanggal 21 Desember 2016 perihal Pembentukan Holding RS BUMN.

Baca juga: Metro TV Akui Anies Baswedan Presiden? False Context

Sehingga, cuitan seputar Direksi PT Pertamedika adalah seorang warga negara Australia adalah salah atau disinformasi. (Ant/X-15)

BERITA TERKAIT