03 June 2020, 16:40 WIB

Hotel dan Restoran di Babel Bersiap Menuju Era New Normal


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

Antara/Indrianto Eko Suwarso
 Antara/Indrianto Eko Suwarso
Wisata di Bangka Belitung

Semua sektor usaha di Provinsi Bangka Belitung (Babel) kini mulai bersiap menuju kenormalan baru atau new normal. Hal ini untuk kembali menggeliatkan roda perekonomian di tengah pandemi covid-19.

Satu dari beberapa sektor yang mempersiapkan diri menuju kenormalan baru adalah hotel dan restoran di provinsi Bangka Belitung.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Seluruh Indonesia (PHRI) Provinsi Babel, Bambang Patijaya mengatakan dampak pandemi covid-19 ada 45 hotel dan 20 restoran di Babel yang menutup usahanya.

"Per April kemarin, laporan ke kita ada 45 hotel dan 20 restoran yang tutup," kata Bambang, Rabu (3/6).

Baca juga: Nakes di RSUD Chasan Boesoirie Ternate Positif Covid-19.

Tutupnya hotel dan restoran, imbuh Bambang, berdampak terhadap dirumahkannya 2.850 pekerja dan Pemutusan Hubungan Kerja.

"Kita benar-benar terpukul. Pendapatan restoran dan hotel tidak ada. Begitu pula dengan karyawan yang dirumahkan," ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, lanjut seluruh anggota PHRI harus bangkit dari keterpurukan ini dengan mempersiapkan kembali hotel dan restoran yang menerapkan protokol kesehatan covid-19

"Untuk mempersiapkan new normal ini, kita adakan webinar dengan menghadirkan narasumber seperti Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan, Jubir Covid-19 Babel Andi Budi Prayitno, dan Ketum BPP PHRI Haryadi Sukamdani," ujarnya.

Erzaldi sudah mempersilakan hotel dan restoran kembali membuka usahanya asalkan menerapkan protokol kesehatan covid-19.

"Ada new normal untuk hotel dan restoran. Silakan buka. Yang penting disiplin seperti jaga jarak, gunakan masker, sarung tangan, dan cuci tangan. Ingat harus selalu disemprot dengan disinfektan," kata Erzaldi.

Bagi hotel dan restoran yang tidak menerapkan protokol kesehatan akan diberikan sanksi teguran hingga tiga kali. "Jika masih melanggar akan ditutup," pungkasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT