25 May 2020, 09:15 WIB

Langgar Jam Malam Covid-19, Presiden Austria Minta Maaf


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/HANS PUNZ / APA
 AFP/HANS PUNZ / APA
Presiden Austria Alexander van der Bellen

PRESIDEN Austria Alexander Van der Bellen, Minggu (24/5), meminta maaf setelah berada di restoran hingga melewati jam tutup pukul 23.00 yang ditetapkan pemerintahannya sebagai langkah untuk mencegah covid-19.

"Saya pergi ke luar untuk pertama kali sejak lockdown bersama istri dan dua treman saya," cicit Van der Bellen, Minggu (24/5). "Kami tidak memperhatikan waktu karena asyik ngobrol."

"Saya meminta maaf. Ini adalah ketidaksengajaan," imbuh Van der Bellen.

Baca juga: Prancis Laporkan Kenaikan Kasus Covid-19 Terendah Sejak Lockdown

Cicitan Van der Bellen juga menampilkan tautan ke artikel surat kabar Kurier yang melaporkan polisi menemukan Presiden Austria itu bersama istrinya di teras sebuah restoran Italia di Wina, tidak lama setelah tengah malam, Minggu (24/5) dini hari.

Austria telah memberlakukan lockdown sejak awal pandemi pada pertengahan Maret. Namun, kini, mereka secara perlahan mencabut pembatasan sejak pertengahan April seiring menurunnya angka kasus covid-19.

Pekan lalu, restoran dan kafe diizinkan dibuka kembali namun harus mengikuti sejumlah aturan baru, salah satunya harus tutup pada pukul 23.00 waktu setempat.

Restoran tempat Van der Bellen melakukan pelanggaran itu terancam diganjar denda. Karenanya, Presiden Austria itu menegaskan dirinya akan bertanggung jawab jika hal itu terjadi.

Austria yang berpenduduk 8,8 juta jiwa mencatatkan 16.453 kasus covid-19 dengan 640 kematian. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT