24 May 2020, 07:30 WIB

Taliban Umumkan Gencatan Senjata Selama Idul Fitri


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/STR
 AFP/STR
Personel militer Afghanistan berjaga-jaga di Kota Kunduz.

KELOMPOK Taliban, Minggu (24/5), mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari untuk memperingati Idul Fitri. Langkah itu mengejutkan mengingat selama bulan Ramadan, kelompok itu melancarkan kampanye berdarah melawan pemerintah Afghanistan.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menyambut tawaran kelompok pemberontak itu dan memerintahkan pasukannya untuk menaati gencatan senjata itu.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid, dalam keterangan resmi di akun media sosial kelompok itu, mengatakan, "Pemimpin Taliban memerintahkan kepada seluruh mujahidin untuk mengambil langkah khusus dengan tidak melancarkan serangan terhadap musuh di mana pun."

Baca juga: 97 Tewas dan Dua Selamat dari Kecelakaan Pesawat Pakistan

Pernyataan yang menyatakan penghentian kekerasan selama tiga hari peringatan Idul Fitri memerintahkan para pejuang Taliban untuk tidak memasuki area yang dikuasai pemerintah dan meminta militer Kabul tidak memasuki area yang mereka kuasai.

Sejak invasi Amerika Serikat ke Afghanistan pada 2001, hanya terjadi sekali gencatan senjata yaitu selama tiga hari untuk memperingati Idul Fitri pada 2018.

Kala itu, seruan gencatan senjata yang diserukan oleh Presiden Ashraf Ghani disambut seluruh pihak dengan gembira. Pejuang Taliban, militer Afghanistan, dan warga sipil berpelukan, berbagi es krim, dan melakukan swafoto.

Karenanya, kali ini, Ghani langsung dengan cepat menerima tawaran gencatan senjata dari Taliban.

"Saya menyambut tawaran gencatan senjata dari Taliban. Sebagai komandan militer, saya telah menginstruksikan kepada militer (ANDSF) untuk mematuhi gencatan senjata selama tiga hari," kata Ghani lewat Twitter. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT