24 May 2020, 05:56 WIB

Suami Istri Pesta Miras di Malam Takbiran


Kristiadi | Nusantara

Medcom/Mohammad Rizal.
 Medcom/Mohammad Rizal.
Ilustrasi--miras

SEPASANG suami istri bersama belasan pemuda dan pemudi di Kota Tasikmalaya mengelar pesta minuman keras oplosan di malam takbiran, Minggu (24/5) pukul 02.00 WIB di kawasan Dadaha, Kecamatan Tawang.

"Saat melakukan penyisiran di malam takbiran di sejumlah titik di Kota Tasikmalaya, anggota kami menemukan sejumlah muda mudi yang malah berkerumun di tempat terbuka sedang melakukan pesta miras. Kita langsung bubarkan dan membawa mereka ke mako," kata Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto, Minggu (24/5).

Anom mengatakan, sepasang suami istri dan belasan pemuda itu bukannya melakukan takbiran di masjid tapi malah menggelar pesta minuman keras.

Baca juga: Warga Garut Tumpah Ruah di Jalanan Demi Takbiran

Selain mengamankan beberapa orang, polisi mendapatkan dua botol miras jenis ciu dan satu lembar obat dextro yang masuk pada kategori obat batuk.

"Pada masa pandemi korona, kami bersama pemerintah sudah mengimbau warga untuk tidak berkerumun, jaga jarak, dan harus tetap menggunakan masker jika keluar rumah. Apalagi mereka menggelar pesta miras saat malam takbiran. Saya sudah menghukum mereka dengan push up dan sit up sebanyak 50 kali guna memberikan teguran keras," ujarnya.

Menurutnya, tim Sabhara Polres Tasikmalaya Kota tidak berhenti di sana. Mereka terus menyusuri pusat perkotan dan perkampungan untuk membubarkan kerumunan massa saat malam takbir.

Upaya yang dilakukan menggunakan mengeras suara itu meminta warga untuk tetap diam di rumah saja dalam upaya memutus mata rantai covid-19.

"Kami meminta seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran terutama menjalankan anjuran pemerintah atas bahaya wabah korona selama ini. Saya juga meminta setiap orangtua agar memantau anak yang berkeliaran dan diketahui nongkrong di jalanan supaya pulang ke rumah," paparnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT