23 May 2020, 16:00 WIB

Usai Isolasi Sebanyak 14 PPDP Termasuk Kluster Gowa Dipulangkan


Alexander P. Taum | Nusantara

MI/Alaxander P Taum
 MI/Alaxander P Taum
Pelepasan para PPDP di rumah Karantina Desa Pada maupun RSUD Lewoleba, Sabtu (23/5/2020)

SEBANYAK 14 Pelaku Perjalanan Dalam Perjalanan (PPDP), termasuk kluster Gowa, Sabtu (23/5/2020) pukul 13.00 Wita dipulangkan Satgas Covid-19 Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Dua diantaranya menjalani isolasi di RSUD Lewoleba, 12 lainnya manjalani isolasi di Rumah karantina di Puskesmas Lewoleba, Desa Pada.

Disaksikan Media Indonesia, Sabtu (23/5), Pelepasan para PPDP di rumah Karantina Desa Pada maupun RSUD Lewoleba, di pimpin Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Lembata, Paskalis Tapobali, dibantu Koordinator Karantina Dan Isolasi Satgas Covid-19, Apol Mayang.

Satu per satu PPDP itu keluar dari lokasi karantina. Didepan pintu rumah karantina, seluruh peserta karantina itu di semprot cairan disinfektan, kemudian langsung bergegas menumpang Bis "Ile BatuTara" milik Pemda Lembata untuk diantar dari rumah ke rumah.Peserta Karantina terjauh adalah 1 orang di Desa Hadakewa, Atadei dan 2 warga dari Kedang. Sisanya adalah pelaku perjalanan yang tinggal di dalam kota Lewoleba.

Sebelum meninggalkan lokasi Karantina, para peserta Karantina itu mengantongi terlebih dahulu surat Keterangan Negatif PCR-SWAB yang ditandatangani Kepala DInas Kesehatan, Kabupaten Lembata, dr Lucia Sandra Gunadi Anggrijatno, mengetahui Ketua Pelaksana Satgas Covid-19 Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapobali, AP,MT.

Koordinator Karantina Karantina Dan Isolasi Satgas Covid-19 Kabupaten Lembata, Apol Mayang dalam kesempatan pelepasan peserta Karantina di Puskesmas Desa Pada, mengatakan, ini peristiwa besar, berkat campur tangan Tuhan seluruh peserta karantina sehat-walafiat.

"Semua program dan protap sudah kita lakukan, mulai dari Rapid dan Swab, Saudari-saudaraku yang terkasih negatif. Sebelum dipulangkan ke rumah masih-masing," ujar Apol Mayang.

Sementara itu Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Lembata, Paskalis Tapobali mengatakan, sesuai real time PCR Swab kedua, para peserta karantina dinyatakan Negatif Covid-19.

"kita semua masih punya potensi untuk tertular Covid-19, oleh karena itu kita tetap waspada, tetap patuhi protokol pemerintah, tetap jaga jarak Sosial maupun fisik. Hindari aktivitas-aktivitas yang mengumpulkan massa. Cici tangan dengan sabun, tetap meggunakan sabun," ujar Paskalis Tapobali.

Paskalis Tapobali berharap para peserta karantina yang dilepas hari ini, dapat menjadi corong pemerintah guna menyampaikan pesan pencegahan covid-19 kepada masyarakat sesuai protokol Kesehatan. (OL-13).

BERITA TERKAIT