23 May 2020, 12:09 WIB

Kaum Disabilitas Berbagi di Kebumen


Lilik Darmawan | Nusantara

MI/Lilik Darmawan
 MI/Lilik Darmawan
Penyandang disabilitas di di sejumlah kota bersama Mutiara Handycraft di Kebumen,membagikan sembako untuk kaum duafa

PENYANDANG disabilitas di sejumlah kota bersama Mutiara Handycraft di Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) berbagi untuk kaum duafa, penyandang disabilitas, dan yatim piatu. Dana yang digunakan mengambil dari hasil pembuatan masker yang dikerjakan oleh penyandang disabilitas dan UMKM lain.Pemilik Mutiara Handycraft yang juga penyandang disabilitas, Irma Suryati, mengatakan pihaknya membagikan bantuan di antaranya 1.000 paket sembako, 5 ribu masker dan 10 ribu paket biskuit. 

"Kami telah membagikan bantuan tersebut kepada kaum duafa, difabel dan yatim piatu pada Jumat kemarin. Kegiatan sosial ini sebagai bagian dari kepedulian kami bersama penyandang disabilitas yang tersebar di sejumlah kota," kata Irma pada Sabtu (23/5).

Menurut Irma, sejak terjadinya pandemi Covid-19, banyak penyandang disabilitas di berbagai kota dan UMKM mengalami keterpurukan. 

"Untuk mengangkatnya, maka kami kemudian membiat masker kain. Lumayan lah, ada yang memesan. Pemesannya salah satunya adalah Mbak Rerie (Lestari  Moerdijat) yang juga Wakil Ketua MPR. Dengan adanya pesanan tersebut, maka difabel tidak menganggur dan malah produktif pada saat pandemi. Mereka bisa bekerja di rumah masing-masing," sambungnya.

baca jugaPasar Ikan di Semarang Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Ia mengatakan dalam membuat masker kain, ada 300 penyandang disabilitas dan sekitar 100 UMKM yang dilibatkan. Sehingga masker pesanan bisa dikerjakan dengan baik.


"Mereka yang ikut membuat tidak hanya berasal dari Kebumen saja, melainkan juga dari luar kota seperti Purwokerto, Solo, dan Boyolali," ujar dia.

Dengan adanya penghasilan itulah, lanjut Irma, pihaknya kemudian menyisihkan hasilnya untuk membantu yang lain. 

"Ini sudah menjadi komitmen kami untuk berbagi dengan sesama, terutama mereka yang duafa, yatim piatu, dan difabel," tambahnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT