20 May 2020, 14:05 WIB

Apple Mulai Buka, Ada Standar New Normal untuk Pengunjung


Bagus Pradana | Weekend

Unsplash
 Unsplash
Apple secara bertahap telah membuka gerainya di Eropa, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Korea Selatan.

SETELAH hampir dari tiga bulan tidak beroperasi, pekan ini secara bertahap raksasa teknologi, Apple akan kembali membuka gerai-gerai penjualannya. Gerai itu mencapai 510 buah yang tersebar di seluruh dunia, 271 di antaranya berada di Amerika Serikat.

Namun para pengunjung akan wajib memenuhi standar keamanan yang diterapkan oleh perusahaan ini jika ingin bertandang ke gerai Apple. Selain wajib mengenakan masker, selain harus melalui pemeriksaan suhu badan dan penyemprotan hands sanitizer. Prosedur ini pun menjadi ibarat penerapan new normal bagi calon konsumen.  

Selain itu, Apple juga membatasi jumlah pengunjung yang diperbolehkan masuk ke gerai penjualan, dan akan mulai menerapkan opsi antrean di beberapa lokasi, merujuk pernyataan yang dirilis perusahaan tersebut.

Deirdre O'Brien, Wakil Presiden Senior Ritel dan Karyawan Apple, mengungkapkan bahwa pilihan untuk membuka kembali gerai penjualan Apple di berbagai negara membutuhkan perencanaan dan pertimbangan matang, yang bergantung pada banyak faktor.

"Kami melihat setiap perkembangan data penanganan covid yang tersedia - termasuk untuk kasus lokal, tren jangka pendek dan jangka panjangnya, serta kebijakan penanganan kesehatan yang diterapkan di berbagai kawasan baik dalam skala nasional maupun lokal," tulis O'Brien dalam pernyataan, seperti dikutip cnn.com belum lama ini. 

"Ini bukan keputusan yang kami ambil secara terburu-buru - dan kebijakan pembukaan gerai  - sama sekali tidak berarti bahwa kami tidak akan mengambil langkah pencegahan untuk menanggulangi penyebaran virus ini, kami tetap berusaha menjamin (keselamatan para pengunjung)," tambahnya.

Di Negeri Paman Sam itu, Apple telah membuka beberapa gerainya sesuai dengan aturan hukum setempat. Gerai Apple yang pertama dibuka minggu (17/5) lalu berlokasi di Boise, Idaho. 

Sementara itu di Tiongkok, Apple telah terlebih dahulu membuka 42 gerainya dengan pengamanan yang ketat seluruh gerainya beberapa bulan terakhir ini. Setelah  sebelumnya ditutup selama lebih dari satu bulan penuh pada bulan Februari lalu yang menjadi puncak dari wabah tersebut.

Apple juga telah membuka kembali satu gerai Seoul, Korea Selatan. Raksasa teknologi ini bahkan telah membuka seluruh gerainya yang terdapat di beberapa tempat di Eropa minggu lalu. (M-1)

BERITA TERKAIT