18 May 2020, 11:50 WIB

Sekolah Dibuka Lagi, Siswa dan Guru di Finlandia Terkena Covid-19


Nur Aivanni | Internasional

AFP/ALESSANDRO RAMPAZZO
 AFP/ALESSANDRO RAMPAZZO
Murid-murid menjaga jarak sebelum memasuki Eestinkallio primary school di Espoo inlandia setelah sekolah dibuka lagi (14/5/2020)

Dua hari setelah sekolah dibuka kembali, beberapa kelas di Porvoo dan Sipoo, Finlandia, akan kembali beralih ke pembelajaran jarak jauh. Penyebabnya adalah karena puluhan guru dan murid terpapar virus covid-19, lapor penyiar nasional Finlandia Yle pada Minggu (17/5).

Dikutip dari Xinhua, Senin (18/5), Kota Porvoo melaporkan pada Minggu, seorang siswa di Sekolah Linnajoki di Porvoo telah didiagnosis dengan covid-19.

Ada 17 siswa dan empat guru telah terpapar virus covid-19 di sekolah menengah yang memiliki 550 siswa itu. Kini, semua yang terpapar covid-19 melakukan karantina di rumah.

Selain itu, selama akhir pekan, sekolah disemprot disinfektan.

Menurut pemerintah setempat, kelas yang tidak terdampak akan melanjutkan kegiatan belajar mengajar seperti biasa dengan mengikuti pedoman keselamatan dan kebersihan yang sebelumnya dikeluarkan.

Sementara itu, di sekolah Soderkulla di Sipoo, sebagian besar staf telah dikarantina setelah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi.

Baca juga: Kasus Covid-19 India Lampaui Tiongkok

Akibatnya, pembelajaran jarak jauh akan dilanjutkan untuk siswa kelas empat, lima, dan enam. Namun, kegiatan belajar mengajar untuk kelas satu hingga kelas tiga akan tetap dilanjutkan di sekolah.

Menanggapi berita tersebut, Menteri Pendidikan Finlandia Li Andersson mengatakan melalui akun Twitter-nya bahwa dalam kasus infeksi, sekolah harus segera mengambil tindakan berdasarkan Undang-Undang Penyakit Menular dan memberlakukan pengaturan khusus untuk memastikan keamanan.

Sebagian besar sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Finlandia telah dibuka kembali pada Kamis (14/5) setelah ditutup hampir dua bulan untuk memperlambat penyebaran covid-19. Pemerintah telah menginstruksikan sekolah-sekolah untuk mengambil langkah-langkah dalam upaya menjaga jarak antarmurid, termasuk saat waktu istirahat dan jam makan siang. (Xinhua/OL-14)

BERITA TERKAIT