09 April 2020, 22:22 WIB

984 WNI Jamaah Tabligh Tertahan di Lima Negara


Marcheilla Ariesta | Internasional

AFP
 AFP
Seorang polisi di pos pemeriksaan markas Jamaah Tabligh di Lahore, Pakistan.

SEBANYAK 984 warga negara Indonesia (WNI) anggota Jamaah Tabligh tertahan di sembilan wilayah akibat pandemi virus korona atau covid-19. Beberapa negara tempat WNI itu ialah India, Nepal, Bangladesh, Pakistan, hingga Filipina.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha mengatakan saat ini ada 667 WNI Jamaah Tabligh yang terverifikasi di India.

Dari ratusan WNI tersebut, 27 orang dinyatakan positif terjangkit covid-19. "Sebanyak 17 WNI dalam masa perawatan dan 10 sudah dinyatakan sembuh. Untuk 17 yang dalam perawatan kondisinya stabil," tutur Judha dalam konferensi pers virtual, Kamis (9/4).

Baca juga: Nigeria akan Bebaskan 2.600 Narapidana akibat Wabah Korona

Judha juga membenarkan ada 379 WNI Jamaah Tabligh yang masuk dalam daftar hitam di India. "Sebanyak 379 (WNI) memang masuk dalam daftar hitam, namun yang beperkara hukum ada 44 orang," jelas Judha.

Dia menambahkan 44 WNI yang terkena sanksi di India itu di antaranya 34 orang berada di New Delhi dan 10 orang di Mumbai. Saat ini, KBRI New Delhi telah meminta pengacara kedutaan untuk melakukan pendampingan terhadap puluhan WNI yang tersangkut hukum tersebut.

"Kami juga menjalin komunikasi dengan organisasi Jamaah Tabligh di India terkait dengan proses hukum ini," imbuhnya.

Baca juga: Selandia Baru Klaim Kemenangan Melawan Virus Korona

Pasokan logistik juga telah diberikan KBRI New Delhi kepada kelompok yang paling terdampak dan rentan. Menurut Judha, hal itu merupakan bagian dari upaya perlindungan yang maksimal.

Selain di India, para WNI jamaah tabligh berada di Bangladesh dan berjumlah 161 orang. Sebanyak 140 di antaranya menginap di masjid di Dhaka, sementara 20 lainnya di luar Dhaka.

Ada juga WNI Jamaah Tabligh di Nepal berjumlah 13 orang. Mereka kini berada di penginapan di Kathmandu dan dalam kondisi sehat serta aman.

Di Pakistan ada 77 WNI Jamaah Tabligh dan tersebar di berbagai provinsi. Sementara di Filipina, WNI Jamaah Tabligh berjumlah 30 orang, dengan rincian 19 orang di Manila dan sisanya di sekitar Davao. (X-15)

 

 

 

BERITA TERKAIT