31 March 2020, 09:48 WIB

​​​​​​​IHSG Menghijau Dipengaruhi Pergerakan Saham AS


Despian Nurhidayat | Ekonomi

MI/ADAM DWI
 MI/ADAM DWI
Seorang karyawan berjalan di depan papan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (26/3).

PERGERAKAN indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Selasa (31/3), kembali menapaki zona hijau. Dari pantauan Media Indonesia, pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik 1,89% atau 83,44 poin di level 4.497,94.

Hasil ini tentunya sangat menggembirakan sebab pada penutupan kemarin IHSG terpantau turun 2,88% atau 131,07 poin di level 4.414,50 dan sepanjang hari betah di zona merah.

Melihat hal tersebut, analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan pergerakan IHSG jangka pendek memang terlihat rebound atau tertahan pada level support Fibonacci Retracement 38,2% dari wave penguatan di pekan lalu. Meskipun demikian prediksi untuk IHSG kembali terkoreksi pun tidak kalah besar.

"Indikasi pelemahan lanjutan masih lebih besar dari pada penguatan," ungkap Lanjar dilansir dari riset hariannya.

Diperkirakan IHSG masih akan bergerak penuh dengan tekanan pada perdagangan selanjutnya dengan kembali uji support fibonacci retracement dengan rentang pergerakan pada support 4.330 dan resisten di 4.590.Pelemahan IHSG juga diprediksi oleh analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan. Ia menilai, IHSG akan bergerak melemah dengan rentang support di level 4.179 hingga 4.306. Sementara, rentang resistance IHSG ia prediksi berada di level 4.534 hingga 4.653.

"Investor akan mencermati beberapa data perekonomian, baik dari luar maupun dalam negeri. Kekhawatiran akibat korona masih akan membayangi pergerakan," tambah David.

Baca juga: Ekonomi Harus Tetap Bergerak

Jika melihat sentimen dalam negeri, Presiden Joko Widodo kemarin mengatakan bahwa Indonesia harus melakukan pembatasan sosial berskala besar. Hal ini dilakukan untuk menghadapi penyebaran covid-19 dan dia pun menegaskan akan dilakukan juga darurat sipil.

"Saya minta pembatasan sosial berskala besar, physical distancing, dilakukan lebih tegas, lebih disiplin dan lebih efektif lagi sehingga tadi juga sudah saya sampaikan perlu didampingi kebijakan darurat sipil," kata Jokowi, Senin (30/3)

Sementara itu, bila melihat sentimen dari luar negeri, ada harapan IHSG untuk melakukan rebound berkelanjutan. Hal ini disebabkan oleh bursa saham Amerika Serikat (AS) yang bergerak naik tajam selama sesi perdagangan pada hari Senin (30/3) waktu setempat. Investor merespons positif pendekatan pemerintah AS yang lebih realistis untuk mengatasi pandemi korona.

Presiden Donald Trump telah memperpanjang pedoman jarak sosial (social distancing) hingga 30 April, yang diyakini banyak orang akan mengurangi kerusakan ekonomi dalam jangka panjang.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) telah kembali menghijau dan naik 0,17% pada 22.203, S&P 500 menguat 0,25% menjadi 2.618 sedangkan Nasdaq 100 naik 0,36% ke 7.883. (A-2)

BERITA TERKAIT