Pulang Kampung Harus Teken Pernyataan Wajib Karantina Mandiri


Penulis: Lilik Darmawan - 27 March 2020, 12:39 WIB
ANTARA
 ANTARA
Pemudik yang pulang kampung ke Banyumas di tengah wabah korona wajib teken surat kesediaan isolasi mandiri selama 14 hari.

SEJUMLAH pemerintah daerah mengantisipasi gelombang perantau yang mudik ke daerah masing-masing. Para perantau yang pulang kampung diminta untuk lapor, karena akan masuk dalam orang dalam pemantauan (ODP). Di Banyumas, Jawa Tengah, pemkab setempat meminta kepada pendatang dari perantauan untuk menandatangani pernyataan karantina mandiri selama 14 hari. Jika tidak mau, maka tim yang terdiri dari aparat pemkab dibantu Polri dan TNI bakal mengisolasi di suatu tempat yang telah ditentukan.

"Seluruh ODP wajib menandatangani pernyataan untuk mengarantina diri selama 14 hari," tegasnya, Jumat (27/3).

Menurutnya, apabila tidak bersedia maka ada langkah lebih tegas lagi yang bakal dilaksanakan oleh pemkab. 

"Bilamana tidak bersedia, maka akan kami upayakan tindakan paksa, disiolasi di suatu tempat yang sudah kami siapkan. Hal itu dilakukan karena semakin banyak perantau yang balik ke Banyumas dan menjadi ODP. Langkah ini diambil untuk kepentingan yang jauh lebih besar," tandasnya.

Hingga kini, ada tiga kasus positif Covid-19 di Banyumas dan 14 pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat. Selain itu, ada 717 ODP yang tersebar di seluruh kecamatan. Warga yang masuk ODP akan dilakukan pemantauan. 

"Tidak perlu khawatir, mereka hanya dipantau, karena belum tentu juga membawa virus. Namun, kewajiban untuk karantina diri selama 14 hari harus dilaksanakan," ujarnya.

Di tempat terpisah, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi meminta kepada warga Purbalingga di perantauan agar jangan balik kampung terlebih dahulu. 

baca juga: Cegah Korona Meluas, Pintu Keluar Tol Kayu Agung Diperketat

"Kami mengimbau kepada saudara kami, warga Purbalingga di perantauan agar tidak pulang ke kampung. Hal itu, untuk menghindari penyebaran Covid-19. Sebab, dari empat kasus positif di Purbalingga, semuanya adalah pendatang atau mereka yang bekerja di Jakarta dan Bogor," ujarnya.

Hingga kini, selain empat kasus positif Covid-19, ada 49 orang yang masuk PDP. Sedangkan jumlah ODP mencapai 968 orang. Mereka umumnya adalah perantau yang pulang ke daerah. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT