Surati Gubernur, Walkot Bengkulu Usul Diberlakukan Lockdown


Penulis: Hilda Julaika - 26 March 2020, 09:52 WIB
MI/Widjajadi
 MI/Widjajadi
Ilustrasi - Orang-orang mengenakan masker di tengah kekhawatiran tentang virus korona.

DI tengah pandemi Covid-19 yang makin masif ini, opsi melakukan lockdown menjadi pilihan oleh beberapa otoritas di dunia. Hari ini, Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, mengajukan surat permohonan penguncian/penutupan (lockdown) Provinsi Bengkulu. Surat ini dikirimkan kepada Gubernur Provinsi Bengkulu dengan nomor surat 360/68/BPBD/2020.

Dalam surat permohonannya ini, Helmi mengatakan berkaitan dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Bengkulu pihaknya meminta untuk dilakukan lockdown wilayah. Terutama saat ini wabah virus ini dalam status darurat bencana wabah penyakit korona.

Baca juga: Cegah Covid-19, Hari Ini Akses Masuk Pelabuhan di Papua Ditutup

"Kami meminta dengan sangat Bapak Gubernur Provinsi Bengkulu untuk melakukan lockdown di wilayah Provinsi Bengkulu," tulisnya pada surat permohonan tersebut, Kamis (26/3).

Adapun, lockdown yang dimaksud dengan melakukan beberapa hal. Di antaranya, menutup semua penerbangan masuk dari dan ke wilayah Provinsi Bengkulu, menutup pintu masuk jalur darat dari dan ke wilayah Provinsi Bengkulu, menutup pintu masuk jalur laut dari dan ke wilayah Provinsi Bengkulu, serta adanya pengawasan ketat terhadap distribusi obat-obatan, alat pelindung diri (APD) dan bahan makanan lewat jalur penerbangan, darat, maupun udara.

"Penerbangan, jalur darat, jalur laut, dari dan ke Provinsi Bengkulu yang membawa obat-obatan, alat pelindung diri (APD), dan bahan makanan dapat dilakukan dengan pengawasan yang ketat dari aparat," tegasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT