Mulai April, BPS Bakal Rekrut Petugas Sensus Penduduk 2020


Penulis: Faustinus Nua - 15 February 2020, 14:15 WIB
Antara
 Antara
Ilustrasi sensus penduduk

UNTUK menyukseskan Sensus Penduduk (SP) 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) akan merekrut 390 petugas lapangan di seluruh Indonesia. Pendaftaran petugas sensus akan mulai dibuka mulai bulan April hingga Mei 2020.

"Itu pembukaanya April sampai Mei pendaftarannya. Petugasnya 390 ribu petugas dan standar dari BPS dalam lakukan pendataan, petugas dilatih dulu, enggak asal," kata Sekretaris Utama BPS Adi Lumaksono di kantor BPS, Jakarta, Sabtu (15/2).

Baca juga: 300 Milenial Dilibatkan untuk Sosialisasi Sensus Penduduk 2020

Dia menjelaskan bahwa para petugas sensus tersebut merupakan petugas sensus manual yang akan diutus ke lapangan pada tanggal 1-31 Juli 2020. Pasalnya, dalam sensus online tidak semua masyarkat bisa dicover mengingat infrastruktur internet di Indonesia yang belum memadai hingga ke pelosok daerah.

Adapun, standar pendidikan untuk petugas yang direkrut tersebut minimal lulusan SMA dari seluruh provinsi di Indonesia. Nantinya, para petugas akan diberi pelatihan terlebih dahulu sebelum turun ke lapangan.

"Misalnya ada syarat tertentu seperti pendidikan minimal SMA. Nanti dilatih dulu, kalau tidak mampu mendata, ya tidak kita turunkan lapangan. Jadi benar-benar dilatih," tambahnya.

Sementara itu, pada bulan Mei dan Juni mendatang, BPS akan memberi pelatihan kepada para petugas sensus. Pelatihan tersebut akan diselenggarakan di daerah masing-masing.

BPS juga mengajak relawan yang merupakan kaum milenial untuk melakukan sosialisasi SP 2020 secara online kepada masyarakat. Begitu pula dengan tokoh-tokoh publik lainnya seperti Bupati dan Gubernur juga diminta turut mensosialisasikan hajat 10 tahunan ini.

"Jadi kita juga merekrut tokoh-tokoh yang punya pengaruh paling tidak misalnya kayak Didik Kempot, ambyar ya. Sudah kita merekam kemudian tokoh-tokoh masyarakat dalam hal ini Bupati, Gubernur itu kita ajak juga, tokoh agama seperti AA Gim itu sudah beri testimoninya untuk mengajak kita mengikuti sensus ini mulai dari online. Termasuk Bapak Presiden juga," imbuhnya.

Adi menambahkan bahwa BPS meminta masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan SP 2020. Hal itu penting untuk mendapatkan kualitas data terbaik yang bisa digunakan untuk program-program pemerintah ke depan. (OL-6)

BERITA TERKAIT