300 Milenial Dilibatkan untuk Sosialisasi Sensus Penduduk 2020


Penulis: Faustinus Nua - 15 February 2020, 11:40 WIB
ANTARA
 ANTARA
Seorang Aparatur Negeri Sipil (ASN) mendatangani komitmen bersama dukung sensus penduduk di Pendapa Kota Tegal, Jawa Tengah, Kamis (6/2).

BADAN Pusat Statistik (BPS) mengawali hari pertama Sensus Penduduk 2020 secara online dengan melakukan sosialisasi kepada 300 relawan yang merupakan kaum milenial. Relawan tersebut datang dari berbagai sekolah, univesitas dan juga masyarakat umum lainnya.

"Ada 300-an relawan ya, itu mulai dari anak-anak SMA, dari universitas juga ada. Tadi yang dari Papua segala. Hari ini, satu hari dulu kita selesaikan," ungkap Sekretaris Utama BPS Adi Lumaksono di kantor BPS, Jakarta, Sabtu (15/2).

Baca juga: Dinas Kesehatan Sosialisasikan Kewaspadaan Dini Virus Korona

Menurutnya, sosialisasi juga dilakukan di daerah-daerah kepada generasi melenial. Sejumlah kantor BPS di daerah juga bekerja sama dengan pihak sekolah maupun universitas untuk melaksanakan sosialisasi SP 2020 secara online.

"BPS di daerah juga kita bekerja sama dengan berberapa universitas. Bahkan mereka di beri jatah satu orang untuk mengajak 30 rumah tangga lainnya. Jadi sosialisasi online ya seperti itu," jelasnya.

Labih jauh, lanjut para relawan milenial diajak BPS karena mereka merupakan generasi yang sudah paham dengan pemanfaatan teknologi. Untuk itu keterlibatan milenial diharapkan dapat menjali awal yang baik untuk mengajak masyarakat lebih banyak lagi di periode SP online ini.

"Tahap awal mulai hari ini 15 Februari hingga 31 Maret dilakukan secara online. Dengan sosialisasi kita berharap banyak masyarakat akan menggunakan (SP) online ini," imbuhnya.

Dia pun meminta masyarakat untuk berpartisipasi aktif mengikuti sensus penduduk dengan mengakses laman sensus.bps.go.id. Sensus penduduk merupakan hajat 10 tahunan yang sangat penting bagi pemerintah dan negara untuk bisa memperoleh data yang valid sehingga dapat merumuskan kebijakan ke depan.

"Momen 10 tahun sekali ini jangan sampai terlewatkan. Peran masyarakat dalam sensus ini akan memberikan kontribusi bagi pembangunan mendatang, khususnya bagi milenial dan pelajar yang lebih melek teknologi," tutup Adi. (OL-6)

BERITA TERKAIT