Jokowi Gencarkan Kampanye Pelestarian Lingkungan


Penulis: Ferdinand - 15 February 2020, 07:40 WIB
Biro Setpres/Agus Suparto
 Biro Setpres/Agus Suparto
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya melepasliarkan sepasang burung endemik elang jawa.

PRESIDEN Joko Widodo kembali menekankan pentingnya upaya menjaga kelestarian lingkungan dengan berbagai upaya seperti reboisasi untuk mencegah terjadinya bencana alam dan mendukung terciptanya permukiman yang baik.

Hal itu dikatakan Presiden di Taman Nasional Gunung (TNG) Merapi, Jurang Jero, Magelang, Jawa Tengah, kemarin. Bersama masyarakat, dia menanam pohon untuk merehabilitasi hutan dan lahan di sekitar Merapi.

Lereng Merapi, ucap Presiden, akan menjadi pendukung bagi permukiman yang terletak di bawahnya bila dikelola dengan baik. ''Saya kira kita ingin memulai hal-hal yang berkaitan dengan ekosistem flora-fauna dan reboisasi di kawasan-kawasan yang sering banjir atau tanah longsor,'' ujarnya seperti dikutip Sekretariat Presiden.

Di sekitar kawasan TNG Merapi terdapat 30 desa penyangga yang dihuni oleh kurang lebih 107.448 jiwa. Presiden menanam pohon pulai atau Alstonia scholaris setinggi 3 meter dalam kegiatan itu. Masyarakat setempat juga menanam pohon yang sama di sekitar lokasi.

Kepala Negara terlebih dahulu meninjau kebun bibit desa yang dibangun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama masyarakat setempat di wilayah TNG Merapi. Presiden melihat banyak bibit tanaman yang tersedia, bahkan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Ada pula bibit tanaman vetiver yang sering dia singgung. Jokowi meminta vetiver atau akar wangi ditanam di wilayah yang berpotensi banjir dan longsor karena memiliki akar 3-4 meter sehingga mampu menjaga kestabilan tanah. Pada awal Februari,  vetiver ini  ditanam  di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Selain menanam pohon, Presiden juga melepasliarkan sepasang elang jawa. "Taman Nasional Gunung Merapi Jurang Jero memiliki kemampuan untuk menampung 6 pasang elang jawa, tetapi yang dilepas hari ini hanya satu pasang,'' tuturnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya  Bakar yang ikut mendampingi Presiden mengatakan keberadaan TNG Merapi menjadi bagian sangat penting dari perlindungan terhadap lingkungan dan masyarakat. ''Penanaman pohon di daerah ini merupakan bagian penting dari perlindungan lingkungan.'' (Fer/Ant/X-8)

BERITA TERKAIT