Jumlah Atlet E-Sport Meningkat Signifikan


Penulis: Bayu Anggoro - 17 January 2020, 20:25 WIB
MI/Bayu Anggoro
 MI/Bayu Anggoro
Ketua Panitia Penyelenggara PPES 2020, Giring Ganesha, saat temu media jelang final kualifikasi regional barat PPES 2020, di Bandung.

JUMLAH penggila e-sport di Tanah Air terus meningkat dalam setiap waktunya. Ini terlihat dari bertambah signifikannya pendaftar pada Piala Presiden E-Sport (PPES) 2020.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara PPES 2020, Giring Ganesha, saat temu media jelang final kualifikasi regional barat PPES 2020, di Bandung, Jumat (17/1).

Menurutnya, pendaftar PPES 2020 mencapai 177 ribu. Ini meningkat drastis jika dibandingkan dengan PPES 2018 yang diikuti 18 ribu peserta.

"Luar biasa antusiasnya," kata dia.

Menurut Giring, ajang ini bukan sekadar gim biasa karena turut mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Sama dengan 2018, PPES kali ini pun diikuti peserta dari negara lain di ASEAN.

"Tujuan utamanya untuk membawa nama Indonesia. Bagaimana lewat kegemaran, bisa membawa nama Indonesia lebih besar lagi," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, industri gim memang terus meningkat yakni 20-30% dalam setiap tahunnya. Selain banyak penggemarnya, permainan ini pun, menurut dia, mampu menciptakan lapangan kerja.

"Ini ekosistem yang sedang beranjak besar," katanya seraya menyebut melalui ajang seperti PPES, pemerintah memberi perhatian untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dari bidang tersebut.


Baca juga: Jokowi: Infrastruktur PON XX Harus Dimanfaatkan Maksimal


Di tempat yang sama, perwakilan IESPL, Roni, mengatakan, ajang seperti ini mampu membangkitkan industri gim lokal. Dia berharap suatu saat nanti game hasil anak bangsa bisa dipertandingkan di kompetisi e-sport internasional.

"Masih ada berjuta-juta gamer yang kita rangsang dengan adanya turnamen, liga, seperti piala presiden. Kita siapkan semua fasilitas. Kita meminta mereka membawa semangat. Fokus bermain dan hopefully jadi pemenang," katanya.

Sementara itu, PPES 2020 ini menyisakan satu tahap lagi, yakni final kualifikasi regional untuk wilayah Indonesia barat, yang akan diselenggarakan di Bandung, 18-19 Januari. Final ini akan menyaring tim dan atlet e-sport terbaik yang berhasil lolos dari tahap kualifikasi online.

Nantinya, akan bertanding 204 atlet e-sport, yang terdiri atas 12 tim untuk game free fire, 64 pemain di gim e-football Pro Evolution Soccer (PES), dan 22 pemain di Mobile Premiere League (MPL).

Pemenang masing-masing gim akan mendapat tiket untuk melenggang ke final nasional di Jakarta. Pada babak akhir ini, mereka akan bertarung menghadapi atlet e-sport dari negara lainnya di Asia Tenggara. (OL-1)

BERITA TERKAIT