27 March 2023, 22:50 WIB

4 Cara Menyiasati Perubahan Pola Tidur selama Puasa Ramadan


Zubaedah Hanum | Ramadan

Istimewa
 Istimewa
Ilustrasi

BERPUASA di bulan Ramadan akan dijalani sebulan lamanya. Keharusan menjalankan sahur membuat kita bangun lebih awal daripada biasanya dan mengubah pola tidur.

Dampak perubahan pola tidur ini tentu ada. Selain membuat konsentrasi berkurang, rasa kantuk mudah muncul, dan juga merasa badan tidak fit. Ada cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini. Sebagaimana dikutip dari halaman resmi Direktor Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM).
 
1. Tidur lebih cepat
Kita akan bangun lebih awal dari biasanya untuk sahur. Tentu kita bisa memajukan waktu tidur untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup. Misalkan, kita terbiasa tidur jam 10 malam, lalu kita mencoba mulai tidur satu jam lebih awal.

Baca juga : Gorengan tidak Disarankan Jadi Sajian Buka Puasa
 
2. Mencoba power nap
Power nap diartikan sebagai tidur selama 20 menit di sela kegiatan dengan tujuan mengembalikan energi tubuh. Power nap yang baik sebetulnya disarankan tidak lebih dari 20 menit. Power nap yang berlebih bisa menyebabkan tidur lebih nyenyak dan justru membuat lelah datang.
 
3. Perhatikan lingkungan tidur
Bagi kamu yang ingin tidur, coba pastikan lingkungan di sekitarmu. Pastikan kamar dalam kondisi tenang serta minim cahaya. P2PTM sendiri menyarankan menggunakan earplug atau masker mata untuk memudahkan tidur yang lebih cepat terlelap nyenyak.

Baca juga : Terlambat Bangun untuk Sahur? Konsumsi Makanan Padat Energi yang Mudah Dicerna

4. Perhatikan pola makan
Saat berbuka puasa, kamu sebaiknya menghindari makanan yang kaya akan kalori, gula, goreng-gorengan, dan  pedas. Cara ini bisa saja membuat sistem pencernaan perlu usaha ekstra dalam mengolah asupan. Tentu ini bisa berisiko munculnya gangguan tidur.(Medcom.id/Z-4)

BERITA TERKAIT