24 May 2022, 16:00 WIB

E-commerce yang paling Dicari Konsumen selama Ramadan


Mediaindonesia.com | Ramadan

Antara/Yulius Satria Wijaya.
 Antara/Yulius Satria Wijaya.
Warga menggunakan perangkat elektronik untuk berbelanja secara daring di salah satu situs belanja di Bogor, Jawa Barat, Senin (21/3/2022). 

RAMADAN merupakan bulan berbelanja online paling tinggi dalam budaya masyarakat Indonesia. Maraknya kemeriahan serta antusiasme yang tinggi dari masyarakat dalam berbelanja online terlihat sejak momen menjelang Ramadan hingga Hari Raya Lebaran. Hal ini menjadi momen penting bagi semua pemain e-commerce. Terlihat persaingan sengit antare-commerce selama Ramadan dalam program yang dihadirkan, baik melalui ragam inovasi, fitur menarik, maupun promo terbaik. 

Snapcart melakukan riset konsumen untuk mengetahui tren perilaku masyarakat dalam berbelanja online selama tiga bulan terakhir yang meliputi pula Ramadan hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri. Riset ini dilakukan dengan metode online yang diikuti oleh 1.000 responden dari usia 20-35 tahun yang tersebar di berbagai area di Indonesia. Dalam riset Snapcart terkait Perilaku Belanja Online Masyarakat Selama bulan Ramadan menunjukkan bahwa 77% konsumen mengaku Shopee merupakan merek yang paling diingat atau menjadi top of mind saat ingin berbelanja kebutuhan keluarga maupun individu selama masa persiapan hingga selama bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. 

Posisi itu diikuti Tokopedia 18% dan Lazada 4%. Situs belanja online lain yang juga disebut konsumen ialah Bukalapak, Blibli, dan JD.ID. "Di bulan suci Ramadan, situs belanja online semakin diminati dan menarik perhatian masyarakat. Di antara tiga pemain e-commerce, Shopee terlihat paling aktif dalam memperkuat posisinya melalui berbagai program yang dihadirkan, seperti iklan, acara TV, live stream, video, promo, dan kolaborasi lain. Hal ini menjadi salah satu alasan kuat yang menjadikan Shopee unggul dalam penilaian merek yang paling diingat selama Ramadan dengan presentase yang cukup signifikan," kata Astrid Wiliandry, Direktur Snapcart Indonesia, dalam keterangan tertulis, Selasa (24/5).

Setiap tahun semua pemain e-commerce menghadirkan program spesial selama persiapan bulan Ramadan hingga Hari Raya. Hampir semua responden mengaku turut berpartisipasi aktif dan telah memanfaatkan berbagai program spesial Ramadan yang disajikan oleh situs-situs online untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan. Dari survei tersebut, terdapat tiga program yang paling diminati oleh responden. Shopee Big Ramadan Sale merupakan program yang paling diminati yakni 88% responden mengaku turut berbelanja dan memanfaatkan promo serta hiburan yang dihadirkannya diikuti dengan 41% belanja di Tokopedia Ramadan Ekstra, 19% berbelanja di Lazada Ramadan Festival, dan 3% tidak menyebut. 

Ramadan banyak mengubah kecenderungan perilaku sebagian besar masyarakat Indonesia. Pada masa bulan puasa ini, menariknya justru banyak masyarakat Indonesia yang lebih aktif pada malam hari daripada siang hari. Perubahan perilaku ini juga terlihat dalam kebutuhan mereka dalam berbelanja online. Hasil riset Snapcart menemukan 34% responden lebih suka berbelanja pada malam hari (antara pukul 18.00-24.00) diikuti 29% responden berbelanja pada siang hari (pukul 12.30-15.00), 15% responden suka berbelanja pas waktu ngabuburit (pukul 16.00-18.00) sambil menunggu waktu berbuka puasa, 14% responden mengaku lebih suka belanja pada pagi hari (pukul 09.00-11.00), dan 8% responden mengaku suka memanfaatkan waktu setelah sahur sambil menunggu subuh (pukul 03.00-06.00) untuk berbelanja online. "Ini menarik. Dibandingkan pada bulan biasa, umumnya orang jarang belanja di malam hari," kata Astrid.

Lantas tren perilaku belanja online juga dapat diamati melalui pilihan produk paling banyak dibeli selama Ramadan 2022. Riset Snapcart menunjukkan fesyen dan aksesori tetap menempati posisi paling tinggi 68% diikuti sebanyak 49% membeli produk-produk makanan dan minuman untuk melengkapi kebutuhan sehari-hari untuk sahur dan berbuka selama Ramadan. Kemudian sebanyak 45% responden membeli produk kosmetik dan perawatan dan 31% lain mengaku membeli peralatan rumah tangga. "Ini sesuai dengan budaya Indonesia, Ramadan dan Lebaran identik dengan memakai baju baru. Produk fesyen dan aksesori pun menjadi peringkat nomor satu," tambah Astrid.

Dengan kebutuhan Ramadan yang beragam, promo menjadi salah satu hal yang paling dicari oleh masyarakat. Melalui survei ini ditemukan 77% responden menilai rangkaian promo menarik menjadi hal yan paling dicari dalam program yang dihadirkan oleh pemain e-commerce pada bulan Ramadan. "Potongan harga atau penawaran terbaik menjadi salah satu aspek yang menjadi daya tarik utama pada setiap program yang dihadirkan khususnya selama Ramadan," kata Astrid. Terbukti dari sebanyak 74% responden mengaku mengetahui program Shopee-Gratis Ongkir Rp 0 Semua Toko, 48% responden mengetahui program Shopee-Cashback 50% 5 Waktu, dan 61% mengetahui program Shopee Serba Seribu. Diikuti dengan program-program promo lain yang diketahui oleh responden, seperti Tokopedia-Cashback Sebar Kumpul Untung Ramadan Ekstra (26%), Tokopedia-Flash Sale Ramadan Ekstra Diskon Kilat (38%), Lazada-Gratis Ongkir Ramadan Festival (19%), dan Lazada-Diskon Langsung Ramadan Festival (15%).

Data-data di atas menunjukkan bahwa Shopee menjadi unggulan selama Ramadan. Ini terlihat melalui survei bahwa 77% responden memilih Shopee sebagai e-commerce yang paling sering digunakan untuk berbelanja persiapan dan kebutuhan selama bulan Ramadan. Hasil ini diikuti Tokopedia (19%) dan Lazada (4%). Masyarakat Indonesia tidak hanya memanfaatkan platform belanja online atau e-commerce untuk memenuhi kebutuhan harian atau pendukung dengan keuntungan terbaik. Selain mendukung persiapan selama Ramadan, platform belanja online juga menjadi salah satu kegiatan yang dapat menemani menunggu waktu berbuka. Demi menjawab ragam kebutuhan dan hiburan, para pemain e-commerce terus berusaha untuk berinovasi dan menghadirkan fitur-fitur baru. 

Baca juga: Moody's Pangkas Peringkat Utang Ukraina, Prospek Negatif

"Jika ditelaah saat ini, kami melihat aspek yang membuat masyarakat untuk memilih destinasi belanja online dipengaruhi oleh banyak hal seperti promo, pilihan produk yang ditawarkan, hingga fitur hiburan. Melalui survei ini terlihat bahwa Shopee unggul khususnya dalam membantu kebutuhan Ramadan, banyak fitur, inovasi & gim, serta sering promo Ramadan. Hal inilah yang membuat kuatnya nilai saing Shopee khususnya selama Ramadan," sambung Astrid.

Selain itu, pada periode Ramadan lalu terdapat fitur terbaru yang dihadirkan oleh Shopee. Melalui fitur ini masyarakat dapat membuat serta menonton berbagai konten video yang disertai promo hadiah menarik. Melalui survei kali ini terungkap bahwa Shopee Video menduduki peringkat dua teratas pada indikator penilaian fitur hiburan terbaru yang diketahui oleh responden. (OL-14)

BERITA TERKAIT