20 April 2022, 17:46 WIB

Putra Pendiri NU Apresiasi KSAD Dudung Adakan MTQ saat Ramadan


Muhamad Fauzi | Ramadan

dok.pribadi
 dok.pribadi
Ketum Khitthah Ulama Nahdliyyin, KH Solachul Aam Wahib Wahab.

LOMBA Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) yang digelar KASAD Jendral Dudung Abdurachman pada Ramadan 1443 H ini, diapresiasi KH Solachul Aam Wahib Wahab atau biasa disapa Gus Aam Wahib Wahab. Hal ini menurut putra salah satu pendiri NU 1926 almarhum KH M Wahib Wahab, menjadi simbol hubungan yang erat antara TNI dan ulama.

"TNI lahir dari rakyat, utamanya lahir dari Hizbullah dan Sabilillah. Dimana pada saat itu Tentara Hizbullah sebagian besar dipimpin para Kyai atau putra Kyai atau Habaib/Putra Habaib serta Ustad. Tentara Hizbullah Berjuang mempertahan kemerdekaan RI dari belanda ingin menjajah kembali Indonesia Jadi kedekatan antara Ulama dengan TNI sangatlah erat bagaikan Lem dan perangko," ujar Gus Aam dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/4)

Menurut cucu Pendiri dan Penggerak Nahdlatul Ulama KH Wahab Chasbullah Tambak Beras Jombang ini, seluruh Rakyat Indonesia sangat menginginkan dan berharap bahwa TNI , Ulama dan Umat bersatu padu, bahu membahu. Tolong menolong dalam rangka membangun kualitas sumber daya umat beriman  bertaqwa dan berakhlak mulia sebagai landasan Pengabdian kepada Agama, Bangsa dan Negara Demi persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara RI"
 
Lantaran itu, Gus Aam yang juga Ketum Khitthah Ulama Nahdliyyin, mengapresiasi upaya Kasad Jendral TNI Dudung Abdurachman dalam mengadakan MTQ pada bulan Ramadan yaang mengusung Tema "Melalui MTQN TNI AD 2022, Kita Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan Kepada Allah SWT sebagai Landasan Pengabdian Kepada Bangsa dan Negara”

Upaya TNI AD mengadakan MTQ, menurut Gua Aam, bisa menjalin silaturahmi dan bermanfaat melahirkan qari-qariah terbaik dari prajurit TNI AD, yang mampu berkontribusi dalam membangun kualitas sumber daya umat.

"Kegiatan seperti ini tentu sangat bermanfaat merekatkan Angkatan Darat dengan Umat. Angkatan Darat harus semakin dicintai Umat dan rakyat Indonesia dan terus  membekali Prajuritnya keimanan dan ketaqwaan pada Allah SWT," ungkapnya.

Sementara itu ketua Rekat Indonesia Eka Gumilar juga mengapresiasi langkah Jendral Dudung melaksanakan MTQ pada bulan Ramadan. "Ini sangat menyejukan dan membangun silaturahmi yg kuat.Diharapkan Angkatan Darat semakin dicintai Rakyat."

Lomba MTQ Nasional TNI AD 2022 dilaksanakan selama lima hari, mulai 18 hingga 22 April 2022. Diikuti oleh 217 orang peserta yang berasal dari Kotama dan Balakpus TNI AD. Dengan materi lomba yaitu Tilawah, yang dibagi menjadi empat kategori diantaranya, kategori putra terdiri dari prajurit dan PNS di lingkungan TNI AD, kategori putri terdiri dari Kowad, Persit dan PNS di lingkungan TNI AD, kategori putra dan kategori putri dari masyarakat umum. (OL-13)

BERITA TERKAIT