14 April 2021, 10:58 WIB

Menu Makan Untuk Buka dan Sahur Harus Berkualitas


Ardi Teristi Hardi | Ramadan

ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
 ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Pedagang musiman menjajakan sambal oen peugaga (daun pegagan) untuk menu berbuka puasa di pasar takjil Ramadan, Banda Aceh, Aceh

AHLI Gizi dan Kesehatan Universitas Gadjah Mada, Dwi Budiningsari PhD menjelaskan, saat ibadah puasa, penting untuk mengoptimalkan kualitas makanan saat sahur  dan berbuka. Pasalnya, saat berpuasa, tubuh akan menggunakan simpanan gula dan lemak.

"Tubuh akan banyak mendaur ulang sel imun yang sudah tua dan rusak,
termasuk sel darah putih," terang Dwi, Rabu (14/4).

Sel darah putih lama akan digantikan dengan sel darah putih baru, yang lebih cepat dan efisien untuk melawan infeksi virus, bakteri, dan penyakit lainnya.

"Ketika sahur, jangan lupa memperhatikan pedoman gizi seimbang makanan yang kita makan. Yaitu makanan pokok seperti nasi dan kentang, sayuran seperti bayam, kangkung, dan wortel. Selain itu, kita harus memperhatikan kandungan protein makanan yang kita makan, baik dari sumber nabati maupun hewani serta buah-buahan. Konsumsi tersebut juga disesuaikan dengan kebutuhan gizi tubuh," lanjutnya.

Dwi memberi saran, beberapa cara sederhana agar daya tahan tubuh baik
sehingga puasa dapat berjalan lancar. Msalnya, asupan minum sebanyak 2
liter atau setara dengan 8-9 gelas harus dijaga.

"Kita juga membutuhkan konsumsi makanan manis saat berbuka," kata dia.

Pasalnya, simpanan gula dalam tubuh akan menurun ketika berpuasa dan melakukan banyak aktivitas.

Pada saat Maghrib, biasanya kadar gula sudah di bawah normal. Untuk itu, makanan manis dibutuhkan saat berbuka.

baca juga: BPOM Palu Sidak Makanan selama Ramadan

Makanan manis bisa diperoleh dari beberapa buah-buahan, seperti kurma,
pepaya, dan semangka. Namun mengonsumsi makanan manis sebaiknya tidak boleh melebihi 50 gr sehari atau setara dengan empat sendok makan.

Dwi juga mengingatkan selama berpuasa, olahraga ringan dan aktivitas fisik tetap dijalankan. Dengan beraktivitas, tubuh tetap prima dan segar sepanjang hari.

"Protokol kesehatan tetap dilakukan dengan rajin mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak," pungkasnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT