31 August 2023, 20:13 WIB

Pengamat : Pemerintah dan KKB Perlu Segera Lakukan Gencatan Senjata


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

Dok TNPB
 Dok TNPB
Milisi TPNBP menunjukkan peralatan milik 16 anggota TNI yang diduga tewas dalam baku tembak  

KOORDINATOR Jaringan Damai Papua (JDP) Adriana Elisabeth menerangkan konflik kekerasan Papua kini terfokus pada Papua Pegunungan. Sumber kekerasan itu terjadi ada karena adanya konflik bersenjata.

“Nah, penyebab konflik bersenjata itu yang harus dihentikan. Misalnya, bagaimana melakukan gencatan senjata. Berarti konfliknya yang harus disetop. Siapa yang punya senjata, aparat dan KKB, mau gak melakukan itu?,” ujar Adriana kepada Media Indonesia, Kamis (31/8). 

Gencatan itu, kata Adriana, yaitu menghentikan konflik dan mengatasi dampak konflik. Adriana membeberkan kunci agar konflik di Papua mereda ialah dengan menyetop penggunaan senjata antara aparat dan KKB.

Baca juga : Polisi Gandeng Ahli Selidiki soal Video Ancaman KKB Tembak Pilot Susi Air

Hal itu bisa dilakukan dengan menyepakati jeda kemanusiaan untuk menghentikan sementara penggunaan senjata dan melakukan negoisasi politik.

Baca juga : KKB Tembak Tiga Warga Sipil Hingga Tewas di Nduga. Begini Kronologinya

“Kalau bisa menghentikan perang sementara, kemudian dilanjut dengan negoisasi politik. Kalau pemerintah gak mau memberikan kemerdekaan, apa good dealnya untuk KKB. KKB juga harus mau mengerti bahwa pemerintah gak mungkin kasih kemerdekaan,” terang Adriana.

Adriana mendesak agar pemerintah mau melakukan inisiatif untuk mau melakukan genjatan senjata.

“Karena pemerintah bagian negara yang harus jaga wilayah dan mempunyai kedaulatan, pemerintah yang harus inisiatif. KKBnya juga harus mau,” paparnya.

Kekerasan di Papua diketahui tak kunjung mereda. Terkini, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diduga telah membunuh Michelle Kurisi Ndoga yang bekerja sebagai relawan kemanusiaan.

Korban Michelle Kurisi Ndoga dibunuh KKB merupakan warga sipil dan tidak terlibat kegiatan intelijen TNI. Michelle merupakan masyarakat sipil yang ingin membantu para pengungsi di Nduga, Papua Pegunungan. (Z-8)

 

BERITA TERKAIT