28 May 2023, 12:25 WIB

BEM UI Tak Tutup Kemungkinan Gelar Aksi Bila Jokowi Terus Tidak Netral


Theofilus Ifan Sucipto | Politik dan Hukum

Dok. Medcom
 Dok. Medcom
Bila Presiden Jokowi terus menerus dinilai tidak netral, BEM UI kemungkinan akan menggelar aksi.

BADAN Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) tidak menutup kemungkinan menggelar aksi. Hal itu bila Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus-menerus menunjukkan sikap tak netral dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Bisa jadi ada aksi, bisa jadi ada berbagai gerakan lainnya," kata Ketua BEM UI Melki Sadek Huang dalam diskusi virtual Crosscheck Medcom.id bertajuk ‘Presiden Jokowi Gerilya Kotak Kosong Pilpres 2024?’ Minggu (28/5).

Melki mengatakan saat ini mahasiswa tengah melakukan konsolidasi. Mereka juga mengarahkan perhatian penuh ke Pilpres 2024 agar berlangsung sesuai jadwal, langsung, jujur, dan adil.

Baca juga: Ini Penjelasan BEM UI Tentang Sindiran 'Jokowi Milik Parpol, Bukan Milik Rakyat'

"Manuver atau langkah kenegaraan Jokowi yang berpotensi merugikan dan membuat pemilu tidak independen, kita kawal dengan banyak cara," ujar dia.

Melki menyebut salah satu buktinya melalui sindiran 'Jokowi Milik Parpol, Bukan Milik Rakyat' di media sosial. Unggahan itu dinilai bentuk pengawasan supaya Kepala Negara tidak melenceng dari tugas dan fungsinya.

Baca juga: Koalisi Kawal Pemilu Nilai PKPU Pencalonan Anggota Legislatif Tentang Putusan MK

"Hari ini kami ada pembahasan apakah ada aksi dan sebagainya. Tapi postingan itu menunjukkan sikap kami untuk mengawal," tutur dia.

Sebelumnya, BEM UI mencuitkan pernyataan bernada menyindir Jokowi. "Jokowi Milik Parpol, Bukan Milik Rakyat," tulis BEM UI. Cuitan tersebut memang merupakan bentuk kritikan BEM UI yang menilai Jokowi tidak netral dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. (Z-3)

BERITA TERKAIT