22 March 2023, 09:25 WIB

Komnas HAM Minta Pembahasan RUU PPRT Dilakukan Terbuka


Indriyani Astuti | Politik dan Hukum

ANTARA/ Prabanndaru Wahyuaji
 ANTARA/ Prabanndaru Wahyuaji
Pengunjuk rasa yang tergabung dalam koalisi sipil untuk UU PPRT membawa lilin di depan Gerbang DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/3)

KOMISI  Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) mengapresiasi pengambilan keputusan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) sebagai RUU usul/inisiatif DPR RI dalam sidang paripurna hari ini, Selasa, (21/3).

Komisioner Komnas HAM Anis Hidayah mengatakan pengambilan keputusan tersebut merupakan langkah maju dan bentuk komitmen negara untuk memberikan perlindungan pada PRT, yang selama ini rentan mengalami pelanggaran hak asasi manusia.

Baca juga: Resmi Jadi Inisiatif DPR, Pembahasan RUU PPRT Harus Dipersiapkan dengan Matang

"Komnas HAM berharap agar proses pembahasan RUU PPRT antara DPR RI dengan pemerintah dilakukan secara terbuka, melibatkan masyarakat sipil, mempertimbangkan hasil kajian Komnas HAM sebagai referensi," ujarnya, Rabu (22/3).

Selain itu, ia mendorong agar pembahasan RUU tersebut dilakukan dengan pendekatan hak asasi manusia.

Baca juga: DPR Kebut Pembahasan RUU PPRT, April Ketok Palu

DPR RI resmi mengesahkan RUU PPRT untuk dibahas bersama pemerintah. Pemerintah telah membentuk gugus tugas percepatan RUU tersebut sebagaimana disampaikan Kepala KSP Moeldoko, Selasa (21/3). (Z-1)

BERITA TERKAIT