08 December 2022, 12:30 WIB

KY Benarkan Kuasa Hukum Kuat Ma'ruf Laporkan Hakim


Indriyani Astuti | Politik dan Hukum

Antara
 Antara
 Terdakwa Kuat Ma'ruf (kedua kanan) 

KOMISI Yudisial (KY) membenarkan adanya laporan terhadap hakim dalam kasus penembakan Brigadir Yosua Hutabarat. Laporan itu diajukan Irwan Irawan selaku Kuasa Hukum Kuat Ma'ruf tersangka yang terlibat perkara penembakan tersebut.

"Benar, yang bersangkutan melalui kuasa hukumnya mengajukan laporan terhadap Ketua Majelis kepada Komisi Yudisial," ujar Juru Bicara KY Miko Ginting, Kamis (8/12).

Miko mengatakan laporan itu akan diverifikasi terlebih dahulu memenuhi syarat atau tidak untuk ditindaklanjuti. Ia menegaskan KY akan memeriksa laporan itu secara objektif.

"Yang pasti, Komisi Yudisial akan memeriksa laporan ini secara objektif," imbuhnya.

Baca juga: Kuat Ma'ruf Laporkan Ketua Majelis Hakim PN Jaksel ke KY

Miko menjelaskan KY hanya berwenang memeriksa ada atau tidaknya pelanggaran etik dan perilaku hakim, sehingga penanganan laporan terhadap hakim yang menyidangkan perkara Yosua tidak akan mengganggu jalannya persidangan.

Laporan itu dimasukkan di KY pada Rabu (7/12). Irwan tidak merinci nama hakim yang dilaporkan ke KY. Berdasarkan susunan hakim yang mengadili perkara pembunuhan Yosua diketahui ketua majelis hakim Wahyu Iman Santoso, hakim anggota Morgan Simanjutak, dan hakim anggota Alimin Ribut Sujono.

Seperti diberitakan sidang penembakan Brigadir Yosua atau Brigadir J tengah berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ada lima tersangka dalam perkara itu yakni Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri Ferdy Sambo, Istri dari Ferdy Sambo Putri Candrawathi, ajudan Ferdy Sambo Richard Eliezer atau Bharada E dan Ricky Rizal atau Bripka RR, dan sopir keluarga Ferdy Sambo Kuat Ma'ruf. (P-5)

BERITA TERKAIT