30 November 2022, 19:15 WIB

KPK: Bantuan Bencana Rawan Dikorupsi


Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
 ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Penyaluran bantuan untuk korban gempa cianjur oleh relawan dengan latar belakang rumah yang ambruk karena gempa.

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan tentang pentingnya pengelolaan barang bantuan untuk korban bencana. Hasil donasi bisa dikorupsi jika tidak dikelola dengan baik.

"Dari histori penanganan perkara oleh KPK, pengelolaan dana bantuan kebencanaan menjadi salah satu modus tindak pidana korupsi para pihak yang menyalahgunakan kewenangannya," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK Cahya H Harefa melalui keterangan tertulis, hari ini.

Pemerintah daerah wajib mengelola pemberian bantuan untuk korban bencana dengan baik. KPK tidak mau donasi dimanfaatkan untuk memperkaya segelintir orang.

Baca juga: Pemkab Tangerang Salurkan bantuan untuk Cianjur Rp1 Miliar

"Kami tidak ingin hal ini terjadi, oleh karena itu KPK juga memberikan atensi dalam pendistribusian donasi bencana Cianjur ini," ucap Cahya.

Cahya juga mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan pengelolaan bantuan untuk korban bencana. Tujuannya agar tindakan koruptif tidak terjadi.

"Semoga teman-teman di Cianjur bisa tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan ini, dan yang terpenting tetap memiliki semangat untuk kembali pulih dan bangkit," tutur Cahya. (OL-4)

BERITA TERKAIT