03 October 2022, 20:39 WIB

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Polri Copot Kapolres Malang


Khoerun Nadif Rahmat | Politik dan Hukum

AFP
 AFP
Potret kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

POLRI menyatakan telah mencopot sekaligus mengganti Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat, yang dimutasi ke SSDM Kapolri.

Adapun langkah pencopotan tersebut merupakan imbas dari tragedi maut pascalaga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10) lalu.

"Bapak Kapolri memutuskan berdasarkan surat telegram nomor ST 2098 X Kep 2022, untuk menonaktifkan sekaligus mengganti Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat," jelas Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Senin (3/10).

Baca juga: Soal Tragedi Kanjuruhan, Presiden: Investigasi Tuntas, Sanksi yang Bersalah

Lebih lanjut, Dedi mengatakan bahwa Ferli dimutasi ke Perwira Menegah (Pamen) SSDM Polri. Sedangkan, jabatan Kapolres Malang digantikan oleh AKPB Putu Kholis Aryana.

Sebelumnya, Polri telah memeriksa 18 anggotanya terkait dengan insiden maut yang menewaskan ratusan orang di Stadion Kanjuruhan, Malang. Kericuhan terjadi setelah pertandingan bola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya.

Baca juga: TNI bakal Proses Hukum Oknum Prajurit yang Tendang Suporter

Tim Bareskrim Polri telah memeriksa anggota Polri, yang akan dilanjutkan pemeriksaan oleh Inspektorat Khusus (Itsus) Polri.

"Dari Itsus dan Propam sudah melakukan pemeriksaan. Dilanjutkan memeriksa anggota yang terlibat langsung dalam pengamanan," imbuh Dedi.

Para suporter Arema FC diduga tidak terima atas kekalahan timnya dengan skor 2-3 dari Persibaya Surabaya. Suporter akhirnya turun ke lapangan, namun pihak keamanan merespons insiden tersebut dengan tembakan gas air mata.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT