30 September 2022, 09:18 WIB

PSI: Demokrat Katakan Tidak atau Iya Pada Korupsi? Kok Bela Lukas Enembe?


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

Dok PSI
 Dok PSI
Ketua Umum DPP PSI, Giring Ganesha

PARTAI Solidaritas Indonesia (PSI) menyesalkan sikap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti (AHY) yang terkesan kuat membela Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

“Demokrat harus tegas, katakan tidak atau iya pada korupsi? Kok membela Lukas Enembe? Kalau Lukas Enambe ini kader PSI, kami akan minta dia lakukan pembuktian terbalik atas hartanya dan segera datang ke KPK untuk memenuhi undangan pemeriksaan,” kata Ketua Umum DPP PSI, Giring Ganesha, dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (30/9).

Partai Demokrat, sambung Giring, seharusnya mendesak Lukas untuk menjelaskan asal aliran dana besar yang ditemukan PPATK. Termasuk, uang Rp560 miliar yang disetorkan ke kasino judi. 

“Sikap pemimpin partai seperti Mas AHY  harus jelas dan tegas dalam “katakan tidak pada korupsi.” Tidak elok jika setengah-setengah. Jangan malah menggiring opini bahwa ada muatan politis dalam kasus ini. Mas AHY seharusnya minta Lukas Enembe segera datang ke KPK,” tandas Giring.

Menurut Giring, korupsi merupakan kejahatan luar biasa. Oleh karena itu, 
sikap semua pihak seyogianya juga berbeda dengan misalnya, pencurian ayam. 

“Pesan ke publik juga harus tegas, jangan ada toleransi pada tindakan korupsi. Juga jangan berlindung di balik istilah politisasi kasus,” pungkas Giring.

Sebelumnya, dalam konferensi pers, AHY mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Lukas Enembe yang kini jadi tersangka suap dan gratifikasi oleh KPK. AHY juga mengungkapkan riwayat penyakit Lukas Enembe.

Partai Demokrat, jelas AHY, tetap akan menyiapkan tim bantuan hukum jika dibutuhkan, sebagaimana yang menjadi ketentuan dalam organisasi.

AHY menuntut tidak ada politisasi dalam kasus hukum yang menjerat Lukas Enembe. Selama proses hukum berjalan, Partai Demokrat menonaktifkan Lukas Enembe sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua. (MGN/OL-8)

BERITA TERKAIT