29 September 2022, 22:40 WIB

Pemuda Katolik Komda Jateng Kecam Kasus Mutilasi di Semarang


Abdillah M Marzuqi | Politik dan Hukum

MI/ Abdillah M Marzuqi
 MI/ Abdillah M Marzuqi
Ketua Pemuda Katolik Komda Jateng Paramita Hanna

PEMUDA Katolik Komisariat Daerah Jawa Tengah (Komda Jateng) mengecam keras tindakan pembunuhan disertai mutilasi dan pembakaran kepada Paulus Iwan Budi beberapa waktu lalu. 

"Kami Pemuda Katolik Komisariat Daerah Jawa Tengah dengan tegas mengutuk tindakan kekerasan kepada Paulus Iwan Budi Prasetijo yang meninggal dengan cara dimutilasi," tegas Ketua Pemuda Katolik Komda Jateng Paramita Hanna dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (29/9)

Paramita mengungkapkan Pemuda Katolik Komda Jateng juga meminta Polri, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan agar segera menangkap aktor intelektual dalam kasus tersebut. Iwan disebut menjadi saksi kunci dugaan korupsi pengadaan tanah di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Kota Semarang, Jawa Tengah. Paramita berharap agar kasus ini bisa mendapatkan titik terang agar persoalan hak asasi manusia (HAM) itu segera tuntas.

"Sebagai Negara yang menjunjung tinggi penegakan hak asasi manusia, kita tidak bisa tinggal diam dalam menyikapi kepergian Paulus Iwan Budi Prasetijo," lanjutnya.

Paramita mengungkapkan pihaknya mempercayakan sepenuhnya kepada para aparat hukum yang bertugas dalam kasus tersebut. Pihaknya berharap para penegak hukum dapat segera memperoleh jalan terang sehingga semuanya dapat diungkap secara menyeluruh.

Selain itu, Pemuda Katolik Komda Jateng juga meminta kepada aparat untuk segera menangkap pelaku dan memproses sesuai hukum yang berlaku.

"Semoga keadilan bisa ditegakan dan pelaku pembunuhan bisa ditangkap dan dihukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.

Pemuda Katolik Komda Jateng juga meminta agar pihak berwenang mengusut dugaan kasus korupsi di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Kota Semarang, Jawa Tengah.

"Kasus ini merupakan masalah nasional bukan hanya dalam lingkup Kota Semarang saja. Kasus dugaan korupsi menjadi masalah kita bersama seluruh Indonesia," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT