24 September 2022, 19:48 WIB

Dipecat Polri, Ferdy Sambo Dinilai Mustahil Bebas di Kasus Brigadir J


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

ANTARA/Asprilla Dwi Adha
 ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo.

GURU Besar Politik dan Keamanan Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung Prof Muradi menilai sanksi pemecatan terhadap Irjen Ferdy Sambo memastikan tersangka pembunuhan berencana Brigadir J mustahil bebas atau mendapat keringanan hukuman.

"Jika melihat jeratan hukuman pasal berlapis yang tuntutannya hukuman mati, peluang untuk bebas sama sekali dari jeratan hukuman memang kecil kemungkinannya," kata Muradi kepada wartawan, Sabtu (24/9).

Muradi mengatakan Sambo dijerat pasal berlapis dalam kasus pembuhan berencana dengan tuntutan maksimal hukuman mati. 

Baca juga: Soal 'Kakak Asuh' Ferdy Sambo, Polri: Tidak Benar

Menurutnya, Polri telah memosisikan diri tidak menoleransi perbuatan Sambo sebagai otak pembunuhan berencana Brigadir J.

"Polri sebagai institusi tempat bernaung FS telah juga memosisikan diri untuk tidak lagi mentoleransi perilaku FS yang membuat institusi Polri terseret dan menjadi tidak baik di mata publik," ujarnya.

Lebih lanjut, Muradi menyebut Polri juga telah memenuhi harapan publik dalam proses hukum terhadap Sambo dan para tersangka lainnya. Ia mengatakan Polri tetap objektif memproses anggotanya yang dianggap bermasalah.

"Dan hal itu secara terbuka juga ditegaskan perihal proses yang sama terhadap personel dan anggota Polri yang dianggap memiliki relasi atas kasus yang menjerat FS," kata Muradi.

"Sebagaimana diketahui, lebih dari 90-an perwira dan bintara Polri yang terkait dengan kasus FS juga secara simultan diproses, dari mulai kurungan badan, demosi, hingga PTDH," ujarnya.

Sebelumnya, permohonan banding yang diajukan Ferdy Sambo ditolak. Dengan begitu, jenderal bintang dua tersebut resmi dipecat dari Polri.

Mabes Polri kini tengah menyusun berkas administrasi pemecatan Sambo sebelum diserahkan kepada Sekretariat Militer Presiden. Presiden Joko Widodo nantinya akan mengeluarkan keputusan presiden tentang pemecatan Sambo.

Sambo sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana Brigadir J. Ia dijerat bersama empat tersangka lainnya, yakni Bharada E, Bripka RR, Kuat Maruf, dan istrinya Putri Candrawathi. (RO/OL-1)

BERITA TERKAIT