15 September 2022, 04:15 WIB

Pakar Hukum UAI Sebut Proses Hukum Ferdy Sambo Cs Progresif dan Tegas


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

ANTARA/Asprilla Dwi Adha
 ANTARA/Asprilla Dwi Adha
 Tersangka Irjen Ferdy Sambo (kiri) bersama istrinya Putri Candrawathi (kanan) saat menjalani rekosntruksi kasus pembunuhan Brigadir J.

PAKAR Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Suparji Ahmad mengatakan proses hukum terhadap tersangka pembunuhan berencana Brigadir J telah berjalan progresif dan tegas.

Diketahui ada lima tersangka dalam kasus ini, yakni Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR, Kuat Maruf, dan Istri Sambo 

"Proses hukum telah progresif, tegas dan mengarah pada tuntas," kata Suparji kepada wartawan, Rabu (14/9).

Baca juga: Dua Perkara Sambo Bisa Disidangkan Bersamaan

Suparji menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membuka kasus pembunuhan berencana Brigadir J ini menjadi terang benderang.

"Penerapan pasal berlapis kepada FS juga menunjukkan ketegasan Kapolri," ujarnya.

Menurutnya, ketegasan Kapolri dalam penanganan kasus pembunuhan berencana Brigadir J tentu akan memulihkan kepercayaan publik kepada Polri.

"Tentunya akan berdampak positif untuk citra Polri," katanya.

Sebagai informasi, Polri telah menetapkan lima tersangka pembunuhan berencana Brigadir J. Mereka antara lain Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR, Kuat Maruf, dan istri Sambo Putri Candrawathi.

Selain itu, Korps Bhayangkara juga menjerat tujuh perwira sebagai tersangka obstruction of justice kasus Brigadir J. Para tersangka itu antara lain, Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan.

Kemudian Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman Arifin, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, AKP Irfan Widyanto. Di sisi lain, lima perwira Polri dipecat secara tidak hormat. (RO/OL-1)

BERITA TERKAIT