25 August 2022, 10:59 WIB

Mahfud MD Ungkap Upaya Ferdy Sambo Bangun Alibi Kasus


Sri Utami | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Reno Esnir
 ANTARA FOTO/Reno Esnir
Menko Polhukam Mahfud MD memberikan keterangan kepada wartawan.

MENTERI Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD memberikan penjelasan kepada Majelis Kehormatan Dewan (MKD) menyoal dugaan aliran dana Irjen Ferdy Sambo ke oknum anggota DPR.

Dalam keterangannya, Mahfud mengatakan bahwa telah memastikan bahwa tersangka Ferdy menghubungi sejumlah penjabat beberapa hari setelah terjadinya pembunuhan Brigadir Josua Nofriansyah Hutabarat.

"Pak Sambo membuat prakondisi agar orang percaya bahwa kondisinya terjadi tembak menembak yang membunuh itu Bharada E," ujarnya, Kamis (25/8).

Mahfud merinci beberapa pihak yang dihubungi tersangka yakni Kompolnas, pemimpin redaksi, Komnas HAM dan anggota DPR. Setelah mendapat informasi tersebut mantan Ketua MK ini langsung memastikan ikhwal upaya Sambo yang coba membangun alibi.

"Itu saya katakan di media Kompolnas Komnas HAM, pemimpin redaksi sudah diklarifikasi dan benar oleh Sambo, diundang oleh Sambo, ditelepon oleh Sambo memberitahu begitu," jelasnya.

Baca juga: Ferdy Sambo Hari Ini Menjalani Sidang Etik di Mabes Polri

Menurutnya, saat menghubungi anggota DPR yang sempat dihubungi Sambo tersebut, Mahfud gagal berbicara dengan yang dimaksud karena telepon yang tidak dijawab.

"Karena yang DPR saya hubungi tidak diangkat," katanya.

Mahfud menekankan sikap tersangka menghubungi beberapa pihak setelah terjadi pembunuhan bukanlah tindak pidana. Selain itu upaya tersebut bukanlah upaya tersangka untuk melakukan pembunuhan.

Sebelumnya Mahfud MD diundang oleh MKD untuk menjelaskan dugaan aliran uang kasus pembunuhan oleh Ferdy Sambo ke DPR. Selain Mahfud, MKD juga akan mendengarkan keterangan dari IPW. (Sru/OL-09)

BERITA TERKAIT