06 July 2022, 16:30 WIB

Covid-19 tidak Mengenal Cebong dan Kadrun


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

ANTARA/Maulana Surya
 ANTARA/Maulana Surya
Warga melintas di depan mural edukasi kesehatan di kawasan Bibis, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

VARIAN baru covid-19 kembali menyerang. Virus korona itu tidak mengenal istirah cebong dan kadrun. Hal itu diungkapan Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi, Rabu (6/7).

"Covid-19 tidak menyerang orang dengan pilihan politik tertentu. Covid-19 menyerang semua warga dunia, bukan hanya warga Indonesia saja," ujar Teddy.

Karenanya, Teddy meminta para politisi dan tokoh agar tidak mempolitisasi covid-19.

Baca juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Jabodetabek Naik Jadi Level 2

"Covid-19 ini bukan mau-maunya pemerintah, bukan mau-maunya kelompok tertentu. Jangan kalian berikan informasi sesat hanya demi mendapatkan suara karena penyakit menilar ini bisa merengut nyawa banyak orang," seru juru bicara Partai Garuda itu.

Indonesia, kata Teddy, pernah dinilai sebagai negara yang cepat dalam menangani dan menghentikan laju peredaran covid-19. 

"Cara Indonesia dipuji negara-negara lain. Tentu ini tidak lepas dari kesigapan pemerintah dan masyarakat, sehingga kita saat ini bisa kembali normal, bisa makan di tempat keramaian dan menonton konser," kata Teddy 

"Indonesia sudah punya metode, dan metode itu akan kembali dilakukan. Mencegah sejak awal agar varian baru ini tidak berkembang dan menginfeksi banyak rakyat Indonesia. Patuhi jangan memprovokasi!" pungkasnya. (RO/OL-1) 

BERITA TERKAIT