29 June 2022, 19:43 WIB

Baku Tembak di Kiwirok Tewaskan Satu Prajurit TNI AD


Emir Chairullah | Politik dan Hukum

Ilustrasi
 Ilustrasi
Ilustrasi penembakan

BAKU tembak antara aparat keamanan dan Tentara Pembebasan Papua Barat (TPNPB)-OPM kembali terjadi di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Rabu sore ini. 

Dalam baku tembak itu, seorang prajurit TNI AD Batalion Infantri Para Raider 431/SSP bernama Prada Beryl Kholif Al Rohman tewas.

“Yang bersangkutan terkena tembakan di paha sehingga kehabisan darah,” kata Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom ketika dikonfirmasi atas baku tembak tersebut, Rabu.

Sebby menyebutkan, baku tembak terjadi sekitar pukul 15.30 WIT di sekitar pos TNI di Kiwirok. 

“Penyerangan dilakukan oleh pasukan TPNPB KODAP XV Ngalum Kupel di bawah pimpinan Panglima Lamek A. Taplo. Pasukannya bertanggung jawab atas penembakan itu,” ungkapnya.

Baca juga : Kemendagri Perjuangkan Formasi Khusus ASN untuk OAP di Provinsi Baru Papua

Menurut Sebby, serangan tersebut merupakan bagian dari Perayaan Proklamasi 1 Juli 1971. 

“Perang dengan aparat keamanan Indonesia bakal terus kami lakukan,” pungkasnya.

Penembakan terhadap aparat keamanan tersebut merupakan yang kedua kali dalam sepuluh hari terakhir. Sebelumnya TPNPB menembak anggota Brimob Polri bernama Diego Rumaropen di Wamena, Papua pada Sabtu (18/6). 

Selain membunuh polisi berpangkat Bripda tersebut, pihaknya berhasil merampas dua pucuk senjata jenis Sniper Styer dan AK 101. (OL-7)

BERITA TERKAIT