27 June 2022, 17:50 WIB

Yenny Wahid: Keputusan Jokowi Kunjungi Ukraina dan Rusia Upaya Ciptakan Perdamaian Dunia


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

MI/ HO
 MI/ HO
Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid (kedua dari kanan) di Kampus Universitas Indonesia, Depok

KEPUTUSAN Presiden m Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Ukraina dan Rusia di tengah konflik kedua negara dinilai sebagai langkah tepat. Terutama dalam upaya menciptakan perdamaian antarnegar di dunia.

Hal itu diungkapkan Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid saat menghadiri Diskusi Publik Grand Design Politik dan Kepemimpinan Nasional: Prospek Kontribusi Generasi Muda Mewujudkan Indonesia Emas 2045 di Universitas Indonesia (UI). 

Yenni menyampaikan visi perdamaian dunia saat ini telah diaplikasikan oleh Presiden Jokowi dalam upayanya menciptakan perdamaian antara Ukraina dan Rusia. 

Kedua negara tersebut tengah berada dalam konfilk peperangan perebutan wilayah kekuasaan. 

"Seperti yang saat ini sedang dilakukan Presiden Jokowi mampir ke Ukraina dan Rusia tujuannya apa sih Tujuannya untuk mencoba mendamaikan," kata Yenni di Kampud UI, Depok, Jawa Barat. 

Ia menilai, sikap yang diambil Presiden Jokowi dengan tetap ingin menciptakan perdamaian menjadi sebuah keputusan yang bijaksana. Sebab, menurut dia, hadirnya peperangan pasti akan selalu menimbulkan sebuah kerugian. 

Bahkan, dia melanjutkan, dampak yang ditimbulkan tidak hanya dirasakan oleh kedua negara yang sedang berperang. Namun juga begitu terasa bagi negara-negara lainnya termasuk Indonesia.

"Kenapa mencoba mendamaikan karena efek konflik sekarang dengan adanya globalisasi tidak terbatas hanya pada Rusia dan Ukraina saja. Dampaknyapun ke kita," tutur Yenni. 

Contoh paling nyata, papar dia, adalah perang Rusia-Ukraina  telah membuat harga minyak menjadi naik. Mengingat Ukraina merupakan salah satu negara tentu selain Indonesia yang menjadi penyumbang utama kebutuhan minyak di dunia. 

"Ini sepele kelihatannya tetapi menjadi sebuah dampak besar karena kita sudah dalam global market atau pasar global," terang Yenni.

Lebih dari itu, dia mengungkapkan, salah satu tujuan utama hadirnya politik adalah untuk menciptakan sebuah perdamaian dalam pemerintahan dunia. Dengan begitu akan berdampak positif terhadap peningkatan rasa bahagia dalam kehidupan masyarakaf.

"Tujuan kita berpolitik adalah untuk memilih sistem pemerintahan yang akan membuat rakyatnya bahagia dan sejahtera. Sehingga menjadi negara merdeka berdaulat memaikan peran besar dalam kancah perpolitikan dunia," pungkasnya.

Presiden Jokowi membawa misi membangun dialog, menghentikan perang, dan membangun perdamaian dalam rencana kunjungan ke Ukraina dan Rusia untuk menemui pemimpin kedua negara tersebut pada akhir Juni 2022.

Presiden Jokowi menjadi pemimpin Asia pertama yang mengunjungi Kiev dan Moskow sejak konflik kedua negara terjadi. (OL-8)

BERITA TERKAIT