27 June 2022, 16:40 WIB

Surya Paloh Resmikan Kantor DPW NasDem Aceh


Amiruddin Abdullah | Politik dan Hukum

MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE
 MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh disambut Bupati Pidie Roni Ahmad di Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, Senin (27/6).

KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh meresmikan kantor baru DPW NasDem Aceh di Jalan Prof A Hasyimi, kawasan Pango, Banda Aceh, Provinsi Aceh. Bersama Surya Paloh, turut hadir sejumlah kader partai restorasi itu, yakni Rahmad Gobel (Wakil Ketua DPR RI), Ahmad Ali (Wakil Ketua Umum), Rusdi Masse Mappasessu, Willy Aditia (Ketua DPP NasDem).

Kembalinya putra daerah ke Aceh itu mendapat sambutan langsung dari Bupati Pidie Roni Ahmad dan Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Idhami di Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh.

Bupati Pidie Roni Ahmad mengaku bangga dengan ketokohan Surya Paloh di kancah perpolitikan nasional. Surya Paloh merupakan satu-satunya putra Aceh yang mampu mendirikan dan membawa NasDem menjadi partai besar keempat di Indonesia. Kiprahnya juga telah mewarnai pembangunan Indonesia.

"Apa pun alasannya tidak mudah membangun patai besar di level nasional. Tapi Pak Surya Paloh bersama kadernya berhasil menjadikan NasDem sebagai partai terbesar keempat. Dan saya sangat menghormatinya," kata Bupati.

Dengan adanya kantor baru Nasdem Aceh berlantai lima itu menjadikan sekretariat partai politik paling megah dan paling besar di Pulau Sumatra.

Berdiri tegak dengan cat warna putih terkesan menyampaikan kemurnian menjalankan amanah rakyat dan simbol kejujuran dalam pembangunan dekmokrasi di Tanah Air.

Dalam pidatonya yang dihadiri kader NasDem se-23 kabupaten/kota di Aceh serta para ulama dan tokoh masyarakat Aceh, Surya Paloh menyampaikan bahwa Pemilihan Umum pada 2024 mendatang jangan sampai mengundang konsekuensi perpecahan sesama anak negeri.


Baca juga: Ketua DPD Golkar Jabar Minta Kadernya Solid dan Dukung Airlangga


Menurut dia, jika sampai menimbulkan perpecahan, hilang sudah kekompakan anak bangsa dan untuk apa Pemilu diselenggarakan.

"Untuk apa Pemilu kalau bangsa ini terpecah," kata tokoh politik senior yang berasal dari Lampu, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, tersebut.

Kepedulian Surya Paloh terhadap bumi kelahirannya mendapat sambutan baik dari warga dan tokoh masyarakat setempat. Karena itu, sebelum peresmian Kantor NasDem berlantai lima itu, seorang ulama berpengaruh yang juga Ketua Umum Himpunan Ulama Dayah (Huda) Teungku Muhammad  Yusuf bin Abdul Wahab atau akrab disapa Tu Sop mengepung tawari Sop. Itu pertanda suatu penghormatan secara religi dan tradisional Aceh.

Sementara Ketua DPW NasDem Aceh Teuku Taufiqulhadi mengatakan, pembangunan kantor yang begitu megah dan tergolong mewah itu merupakan bukti keseriusan Surya Paloh menyediakan fasilitas politik menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

"Tidak ada hijab antara Surya Paloh dan para ulama dan tidak ada jurang di antara NasDem dan masyarakat Aceh. Selalu satu tujuan untuk kemaslatan umat," tutur Taufiqulhadi.

Kantor baru tersebut, lanjut dia, akan menjadi tempat para kader menjalankan roda partai. Selain itu bisa juga sebagai tempat para pemuda, tokoh masyarakat, dan para ulama berembuk untuk membangun Aceh ke depan.

Berdasarkan pengamatan Media Indonesia, gedung yang mulai disebut-sebut sebagai Menara NasDem Aceh itu memiliki basement, musala, lobi, ruang pengurus, dan sayap partai, serta mempunyai hall berkapasitas 500 orang.

BERITA TERKAIT