23 June 2022, 13:58 WIB

Ganjar: Survei Bukan Modal Nyapres, Tapi Modal Partai Melihat Suara Publik


Fachri Audhia Hafiez | Politik dan Hukum

 ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
  ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) didampingi Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo santai menyikapi sejumlah hasil survei yang menyebutkan elektabilitasnya selalu moncer. Kader PDI Perjuangan itu kerap mendominasi posisi teratas sebagai calon presiden (capres) pilihan publik.

"Itu kan analisis, baru survei saja kok, belum apa-apa, enggak usah ge-er kalau ada survei, gitu saja," kata Ganjar di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Jakarta Selatan, Kamis, 23 Juni 2022.

Ganjar menekankan bahwa hasil survei bukan sebagai modal untuk pencalonan presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hasil survei diyakini sebagai modal untuk partai melihat respons publik terhadap seorang figur calon presiden (capres).

"Mungkin yang punya modal partai kali, lebih pada partai, biasa saja," ujar Ganjar.

Baca juga: Tiba di NasDem Tower, Ini Jadi Kunjungan Ketiga AHY Temui Surya Paloh

Pada hasil jajak pendapat terbaru yang dikeluarkan Poltracking Indonesia menyebutkan elektabilitas Ganjar moncer di Jawa Timur. Ganjar mendapat persentase elektabilitas sebanyak 32,3 persen.

Disusul Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan 15,9 persen. Lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebanyak 12,8 persen

Survei Poltracking Indonesia di Jawa Timur melibatkan 1000 responden. Survei ini dilakukan pada periode 16-22 Mei 2022 dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of Error (MoE) +/- 3.2% pada tingkat kepercayaan 95%.(OL-4)

BERITA TERKAIT