18 June 2022, 11:44 WIB

KSP : Program Prakerja Menjangkau 12,8 Juta Penerima


Indriyani Astuti | Politik dan Hukum

MI/Ramdani
 MI/Ramdani
Pekerja di Jakarta mengenakan masker saat beraktivitas. 

Implementasi program kartu prakerja telah memasuki dua tahun sejak diterapkan 2020. Program itu tercatat telah menjangkau 12,8 juta orang. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Edy Priyono mengatakan program tersebut akan diteruskan dengan penyempurnaan.

"Pemerintah terus bekerja menyempurnakan program Kartu Prakerja. Dari teknis maupun tata kelola. Sehingga, program ini benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya," ujarnya Sabtu (18/6).

Program kartu prakerja, ujar Edy, akan dikembangkan. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, yang menginginkan pendampingan pada program tersebut Sehingga dampaknya bisa lebih luas. Ia menjelaskan, sejauh ini program prakerja telah dijalankan sesuai aturan.

Pelaksanaan program prakerja diatur dalam tiga peraturan yakni Peraturan Presiden (Perpres) No 76/2020 dan Permenko Perenomian No 3/2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui Program Kartu Prakerja, serta Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 35/2020 tentang Tata Cara Pengalokasian, Penganggaran, Pencairan, Pertanggungjawaban Dana Kartu Prakerja.

Berdasarkan hasil survei evaluasi selama 2020-2022, ia mengklaim program itu memberikan tiga manfaat yakni mengentas pengangguran, memberikan insentif untuk modal usaha, serta meningkatkan kompetensi, daya saing, produktivitas, dan kewirausahaan. "Yang dulunya menganggur sekarang bekerja 30% (dari total penerima), untuk modal usaha (bantuan insentif) 70% (dari penerima), dan 89% ikut peningkatan kompetensi," terangnya. (OL-12)

BERITA TERKAIT