16 June 2022, 19:11 WIB

Lulusan Universitas Khilafatul Muslimin Bergelar Sarjana Kekhalifahan


Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum

Antara
 Antara
Warga melintas di samping spanduk penolakan kegiatan pendidikan Khilafatul Muslimin.

POLDA Metro Jaya (PMJ) menemukan 25 sekolah yang terafiliasi dengan ormas Khilafatul Muslimin. Sekolah tersebut mengajarkan dan menyebarkan paham khilafah ke anak didiknya.

Direktur Reserse Kriminal Umum PMJ Kombes Hengki Haryadi mengungkapkan sekolah itu memiliki sistem yang berbeda dari pendidikan di Indonesia. Sistem pendidikan yang diusung Khilafatul Muslimin, dari jenjang sekolah dasar hingga sarjana, hanya membutuhkan waktu 9 tahun.

Baca juga: Khilafatul Muslimin Mengaku Lanjutkan DI/TII

"Mereka memiliki sekolah dari SD 3 tahun, SMP 2 tahun, SMA 2 tahun dan 2 universitas," jelas Hengki di Jakarta, Kamis (16/6).

Adapun Khilafatul Muslimin memiliki dua universitas, yang berlokasi di Bekasi dan Nusa Tenggara Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan di jenjang universitas, mahasiswa mendapatkan gelar Sarjana Kekhalifahan Islam.

Baca juga: Polisi Sebut ASN Hingga Dokter Jadi Warga Khilafatul Muslimin

"Di mana setelah menjalani pendidikan di universitas selama 2 tahun, mendapatkan gelar SKHI (sarjana kekhalifahan Islam)," imbuh Hengki.

Berdasarkan hal tersebut, Khilafatul Muslimin terbukti melanggar aturan terkait sistem pendidikan. "Kami juga telah menemukan delik baru, perbuatan melawan hukum baru, yaitu terkait dengan UU Sistem Pendidikan Nasional," katanya. 

"Di mana kegiatan mereka juga melanggar sistem pendidikan nasional dan juga UU tentang Pesantren," tandas Hengki.(OL-11)

BERITA TERKAIT