15 June 2022, 10:16 WIB

Jokowi tidak Hadir di Peluncuran Tahapan Pemilu, Bawaslu: Tidak Masalah


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

ANTARA/Arif Firmansyah
 ANTARA/Arif Firmansyah
Ilustrasi--Seorang warga berjalan di dekat mural bergambar Presiden Joko Widodo di Kedung Halang, Kota Bogor, Jawa Barat.

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan tidak mempermasalahkan tidak hadirnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam peluncuran tahapan Pemilu 2024 di Gedung KPU, Selasa (14/6).

"Saya kira mungkin presiden punya agenda lain, tidak masalah," ujar Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, Rabu (15/6).

Bagja menekankan pihaknya tidak mempermasalahkan hadir atau tidaknya orang nomor satu di Indonesia itu.

Baca juga: Kawal Pesta Demokrasi 2024, Ciptakan Pemilu Damai

Menurutnya, hal yang paling penting ialah bagaimana komitmen Jokowi dalam menyukseskan hajatan demokrasi 2024.

"Yang paling penting adalah komitmen presiden menyukseskan Pemilu 2024," terangnya.

Adapun gaung pemilihan umum (pemilu) serentak 2024 untuk memilih para anggota dewan legislatif DPR-RI, DPD-RI, DPRD, serta presiden, dan wakil presiden, kian terasa.

Kurang dari 2 tahun lagi, pesta demokrasi di Tanah Air akan digelar.

Seluruh elemen masyarakat pun diminta mengawal pesta demokrasi ini agar tercipta pemilu damai dan bermartabat.

Menurut Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, ajang ini butuh perhatian semua pihak.

Kesadaran masyarakat atas pentingnya event ini pun perlu terus dibangun.

“Artinya, lebih bagus ada antusiasme, partisipasi publik yang lebih kuat. Bukan sebaliknya, mereka menempatkan posisi sebagai, katakanlah golput, pasif, skeptis, dan masa bodoh. Ini salah satu misi kita bersama, membangun kesadaran masyarakat,” ungkap Surya dalam special election interview at Primetime News yang tayang di Metro TV, Selasa (7/6). (OL-1)

BERITA TERKAIT