12 June 2022, 20:59 WIB

Bawaslu Usul 10 Hari Penyelesaian Sengketa Pemilu


Emir Chairullah | Politik dan Hukum

Antara
 Antara
Lolly Suhenty

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu)-RI mengaku keberatan dengan usulan Komisi Pemilu Umum (KPU)-RI untuk mengurangi waktu penyelesaian sengketa pemilu menjadi 6 hari kalender. Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menilai usulan tersebut merupakan sesuatu yang tak masuk akal.

“Waktu penyelesaian sengketa hanya dengan 6 hari kalender itu mustahil bisa dilakukan Bawaslu,” katanya usai diskusi dengan sejumlah pimpinan media massa, akhir pekan ini.

Menurut Lolly, penyelesaian sengketa bukan merupakan sesuatu yang mudah dikerjakan karena menyangkut asas keadilan. “Penyelesaian sengketa pemilu itu butuh kehati-hatian,” ujarnya.

Apalagi, tambahnya, waktu kampanye Pemilu 2022 nanti menjadi diperpendek. “Ya paling realistis memang hanya 10 hari karena nggak bisa kalau cuma 6 hari. Karena soal asas keadilan kesempatan orang untuk melakukan gugatan itu harus diperhitungkan,” jelasnya.

Pihak Bawaslu, ungkapnya, masih melakukan diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan mengenai waktu penyelesaian sengketa ini. “Masih berdialektika. Kta info kalau sudah ada kepastian,” pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT