24 May 2022, 22:40 WIB

KPK Tahan Tersangka Korupsi Pengadaan Helikopter AW-101


Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum

Antara
 Antara
Penahanan Irfan Kurnia Saleh

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tersangka sekaligus Direktur PT Diratama Jaya Mandiri Irfan Kurnia Saleh, Selasa (24/5).

Dia merupakan tersangka tunggal dalam kasus korupsi pengadaan Helikopter AW-101 di TNI Angkatan Udara pada 2016 sampai 2017 yang ditangani KPK.

"Tim penyidik melakukan upaya paksa penahanan IKS (Irfan Kurnia Saleh) selama 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 24 Mei 2022 sampai dengan 12 Juni 2022," kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 24 Mei 2022.

Irfan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK pada Gedung Merah Putih. KPK menegaskan memiliki cukup bukti untuk melakukan penahanan terhadap Irfan dalam kasus ini.

"Setelah tim penyidik memeriksa 30 saksi," ujar Firli.

Irfan diduga membuat negara merugi Rp224 miliar dalam kasus ini. Kontrak pengadaan Helikopter AW-101 mencapai Rp738,9 miliar.

Atas perbuatannya Irfan disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. (OL-8)

BERITA TERKAIT