23 May 2022, 15:09 WIB

Mantan Dubes RI Untuk Ukraina Ajak LDII Bantu Pemerintah Berdayakan Ekonomi Umat


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

MI/ HO
 MI/ HO
Pertemuan eks Bubes Ri untuk Ukraina Yuddy Chrisnandi dengan Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso

MANTAN Duta Besar Indonesia untuk Ukraina Yuddy Chrisnandi bersilaturahim dengan Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso di Kantor DPP LDII, Jakarta, Senin (23/5). 

Yuddy menilai, LDII memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul sehingga kontribusinya bisa dirasakan langsung oleh masyakarat. 

“Kontribusi LDII di tengah masyarakat Indonesia pada umumnya sudah tidak diragukan lagi. Sejak kelahirannya pada 1970-an hingga sekarang, sudah mencetak generasi unggul yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi itu mengapresiasi delapan kontribusi LDII untuk bangsa. 

Menurutnya, hal itu selaras dengan program pembangunan nasional yang dicanangkan pemerintah.  “Komitmen dari delapan program LDII yang diimplementasikan itu hanya suatu penegasan. Program-program pembangunan nasional selaras dengan program-program yang dicanangkan oleh LDII, sebagai upaya mempercepat kesejahteraan masyarakat Indonesia, memperkuat NKRI berdasarkan Pancasila dan sebagai upaya pencapaian Indonesia yang lebih adil, makmur, dan sejahtera,” tambahnya. 

Guru Besar Universitas Nasional itu menambahkan, LDII merupakan ormas Islam yang peduli pada pemberdayaan umat. Ia menyarankan, LDII bersinergi dengan pemerintah sebagai upaya meningkatkan ekonomi masyarakat. 

“Hal ini tentu harus kita kembangkan dan sudah selayaknya pemerintah memberikan dukungan untuk hal tersebut,” tandas Yuddy.

Dalam pertemuan tersebut, Yuddy menceritakan konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Menurutnya, umat Islam di Ukraina banyak yang terimbas dari invasi yang dilakukan oleh Rusia. 

Menanggapi hal itu, Chriswanto mengatakan perlu mengedukasi masyarakat terhadap bahayanya media sosial.

Menurutnya, media sosial bisa menjadi sumber provokasi yang menjadikan konflik di tengah masyarakat. Karena membatasi orang dalam mengakses berita-berita dari internet merupakan hal yang sulit.

“Untuk itu, memberikan wawasan terhadap dunia digital menjadi bagian dari upaya kita supaya lebih dewasa, tidak gampang terprovokasi. Kami punya satu visi yang jelas dalam rangka menuju NKRI,” ujarnya.

Selain itu, ia mengapresiasi kunjungan Yuddy. Menurutnya, hal itu sebagai upaya LDII menjalin hubungan baik dan kerjasama dalam mengimplementasikan delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa.

“Kunjungan Mas Yudi ini sebagai upaya kami memperbanyak akses untuk membangun network untuk mensukseskan program delapan klaster yang dicanangkan oleh LDII,” ujarnya. 

Semakin banyak jaringan, diharapkan   diperoleh akses dalam mengakselerasi program kerja LDII untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas program.

“Dengan dukungan beliau, tentunya dengan kapasitasnya baik sebagai politisi maupun akademisi dan sebagai birokrat, saya kira ini akan bisa meningkatkan kapasitas dan kualitas dari delapan klaster itu," pungkas Chriswanto. (OL-8)

BERITA TERKAIT